Buku Rekonstruksi Pemikiran KBA Akan Dibedah

Share:




WASATHA.COM, BANDA ACEH - Bandar Publishing bekerjasama dengan Lembaga Kajian Konstitusi Indonesia (LKKI) dan Pusat Kajian Stragis Islam Sains Modern (PUSKASID) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, akan membedah buku karya Ramli Cibro yang berjudul "Rekontruksi Pemikiran Kamaruzzaman Bustamam Ahmad: Dari Islam Politik Ke Acehnologi 1996-2018" pada Senin, 23/9/2019 di Gedung A Fakultas Syiariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Ketua Panitia, Zahlul Pasha menyebutkan bahwa acara bedah buku dan diskusi publik ini dilakukan, sebagai upaya menjalankan tri darma perguruan tinggi.

"Kami menyambut baik gagasan penulis buku ini, Ramli Cibro dalam merekonstruksi jejak pemikiran akademisi di Aceh seperti KBA. Ini bentuk kontribusi kami menghargai Ramli Cibro sekaligus untuk memberi ruang kepada publik memberikan masukan dan kiritikan terhadap buku yang sudah beredar ini," ujar Zahlul yang juga dosen FSH UIN Ar-Raniry.

Menurutnya, Ramli Cibro, telah memulai mempetakan pemikiran KBA sejak tahun 2015, baru tahun 2018 draf bukunya diserahkan kepada penerbit Bandar Publishing. Zahlul menambahkan bahwa, acara bedah buku nanti akan dihadiri penulis buku Ramli Cibro, Affan Ramli sebagai Islamilog dan Kamaruzzaman Bustamam Ahmad yang menjadi objek kajian, juga ikut hadir. [BACA: Menggembok Lapang Tugu Darussalam]

Ramli Cibro, dalam bukunya merekontruksi periodesasi pemikiran KBA dalam 5 fase. Pertama fase "Islam Politik" pada periode 1996-2005. Kedua fase "Studi Kawasan" tahun 2005-2009. Ketiga fase "Strategi dan Studi Petahanan keamanan" tahun 2009-2011. Keempat fase "Frikatifisasi Ilmu" tahun 211-2018. Dan terakhir fase "Acehnologi" hingga fase "Masa Depan Dunia".

Pengantar buku ini, diberikan oleh Dr Zulhelmi, seorang dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry. Menurutnya, KBA adalah sosok yang dinanti-nantikan oleh Aceh dan diharapkan akan menjadi representasi sekaligus ikon generasi Aceh kontemporer yang memainkan peranan di pentas nasional, bahkan internasional.

"KBA adalah aset yang sangat berharga bagi Aceh hari ini, karena ia akan membawa nama harum Aceh melalui kekuatan akademik dan daya nalar yang dimilikinya. Gagasan-gagasan besar KBA harus didukung dan dikembangkan oleh para akademisi lain. Ramli Cibro maju satu langkah dalam merekontruksi pemikiran akademisi Aceh," tulis Dr Zulhelmi dalam pengantarnya.

Pada kesempatan terpisah, Masyitah, Manager Bandar Publishing menyebutkan bahwa buku rekonstruksi pemikiran KBA telah beredar.

"Buku Rekontruksi Pemikiran KBA ini telah beradar, kami sebagai penerbit membiayai kebutuhan penerbitan dan percetakan pada bulan lalu, sebagai bentuk apresiasi kepada penulis di Aceh" ujar Masyitah.

Ramli Ramli Cibro menyelesaiakn studi sarjana di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan pascasarjana di UIN Ar-Raniry. Saat ini, menjadi dosen di Subulussalam. Bukunya ini berjumlah 354 halaman, yang dibagi dalam tiga bagian. Acara bedah terbuka untuk umum. []

BACA:
Gaya Hidup Orang Prancis
Puasa Hoaks
Bertemu Habibi Di Kuta Baro
Hijrah jangan Salah Kamar, Bisa jadi Radikal
Syariat Islam dan Pengembangan Masyarakat

No comments