Lockdown: PNS Gajian, Apa Kabar Rakyat Biasa?

Share:


Nah, tanggal muda PNS gajian, rakyat kecil bagaimana? Saat ini pemerintah sedang berusaha mewujudkan harapan dari masyarakat pekerja harian. Pemerintah menyiapkan jaring pengaman sosial untuk masyarakat kalangan bawah dalam menjalankan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar 






ANJURAN untuk stay at home sudah berlangsung sejak 16 Maret, hal ini harus dilakukan karena pandemi Covid-19 atau Corona Virus semakin  banyak memakan korban. Sejauh ini korban dari Corona virus terus bertambah mencapai 1986 kasus positif, 181 meninggal dan hanya 134 yang terselamatkan atau sembuh.


Indonesia yang awalnya bersih dari Corona virus, tidak diduga ternyata sekarang menjadi hal yang sangat mengerikan. Selain berdampak pada kematian, virus ini juga berdampak terhadap sektor pembangunan, sosial, pariwisata,  dan ekonomi. Puncak dari melemahnya banyak sektor tersebut yaitu ekonomi. Corona Virus ini sangat dahsyat, bukan hanya perekonomian Indonesia yang dibuat melemah tetapi dunia.

Dikutip di CnniIndonesia.com: “Bank Pembangunan Asia atau ADB, memperkirakan pertumbuhan ekonomi global turun akibat wabah virus corona. ABD menyatakan wabah virus ini dapat menyebabkan penurunan kinerja pada sejumlah sektor.”

Berbicara mengenai kesehatan menjadi hal yang sangat sensitif saat ini, semua orang bergerak bersama untuk menjaga kesehatan, baik dari lapisan masyarakat kalangan atas maupun bawah, salah satunya dengan tetap berada di rumah saja. Selain Corona Virus yang menjadi trending di media sosial, anjuran untuk di rumah aja juga menjadi hal yang tak kalah trendnya saat ini, dengan tagar #dirumahaja.

Berada di rumah saja tidak masalah untuk mereka yang tiap bulannya masuk uang, hal kecil contoh terdekat sebut saja PNS. Sekarang saja misalnya kita baru memasuki awal bulan atau yang lazim disebutnya tanggal muda, nah mereka baru saja menerima gaji yang bisa mereka manfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari mereka selama wabah ini. Lantas bagaimana dengan pekerja harian?

Pekerja harian adalah masyarakat yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan mereka satu hari dan untuk besok mereka harus bekerja agar bisa memenuhi kebutuhannya lagi. Lantas jika tidak ada Bansos (bantuan sosial) bagaimana mereka bisa bertahan hidup ketika harus di rumah saja?

Banyak anggapan kalau mereka tidak  taat pada peraturan, Namun, pada dasarnya mereka tidak seperti yang dianggap banyak orang. Hanya saja mereka tidak tahu harus bagaimana jika tidak bekerja. Pada saat seperti ini, yang mereka pikirkan ialah mereka bisa makan. Jika bisa memilih mereka akan tetap di rumah saja, dengan kondisi yang sedang seperti ini.

Seperti yang dikutip di tayangan ILC, Ginanjar "Kami bukan warga yang tidak taat peraturan, kami tahu sakit, kami ke rumah sakit, kami tahu disuruh istirahat di rumah. Kami hanya butuh makan untuk keluarga” katanya.

Nah, tanggal muda PNS gajian, rakyat kecil bagaimana? Saat ini pemerintah sedang berusaha mewujudkan harapan dari masyarakat pekerja harian. Pemerintah menyiapkan jaring pengaman sosial untuk masyarakat kalangan bawah dalam menjalankan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dalam Pidatonya Jokowi menyampaikan “Siapkan jaring pengaman sosial untuk masyarakat lapisan bawah agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga daya beli, menjaga dunia usaha utamanya usaha mikro, usaha kecil dan menengah agar tetap beroperasi dan mampu penyerapan tenaga kerjanya. Dan pada kesempatan ini saya akan fokus pada bantuan untuk masyarakat lapisan bawah.”

Adapun bentuk bantuan pemerintah berupa Program Keluarga Harapan (PKH) naik dari 9,2 juta menjadi 10 juta penerima dan besaran manfaatnya akan dinaikkan sebesar 25%. Kartu sembako naik dari 15,2 juta menjadi 20 juta penerima dan manfaatnya dinaikkan 30%. Kartu Prakerja naik 100%, Listrik gratis bagi pengguna 450 VA dan potongan 50% bagi pengguna 900 VA selama 3 bulan. Dan antisipasi kebutuhan pokok sebesar RP. 25 Triliun, serta keringanan pembayaran kredit sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain bantuan dari pemerintah, bantuan lain pun juga terus mengalir dari Influencer yang turut menggalang dana untuk masyarakat kalangan bawah, seperti Rachel Vennya, Ria Ricis, Atta Halilintar, Sherly Annavita dan masih banyak yang lainnya. Mereka melakukan penggalangan dana dengan memanfaatkan akun media sosial mereka.

Tanggal muda PNS gajian, masyarakat kecil juga aman akan kebutuhannya, tidak ada perbedaan, semua sama saling menjaga dan membantu, Indonesia lawan Covid-19. [Rouzatul Jannah | Mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry].

BACA JUGA:

No comments