Wanita, Makhluk Teristimewa Dalam Islam

Share:
Foto Google

TERLAHIR sebagai seorang wanita adalah suatu nikmat yang sudah sepatutnya disyukuri. Ketika saat ini banyak orang yang mengeluhkan posisi dan derajat mereka sebagai seorang wanita, Islam adalah yang mampu menjawab atas semua kekhawatiran tersebut.

Seorang wanita didalam islam adalah hal yang istimewa, mereka mendapatkan hak-hak yang sangat indah apabila kita mampu memaknai apa yang disandarkan kepada wanita.

Islam sangat memuliakan kedudukan seorang wanita. Apabila ada wanita yang merasa bahwa menjadi seorang wanita adalah hal yang susah dibanding laki-laki, maka islam telah dengan sangat jelas menerangkan perbedaan wanita dan laki-laki didalam Islam.

Apa saja keistimewaan wanita didalam islam?

Pertama,  Saat wanita merasa hanya ia yang harus taat kepada suami, pada kenyataannya seorang laki-laki sebenarnya harus menaati ibunya tiga kali lebih dibandingkan dengan ayahnya. Disini tampak sangat jelas betapa wanita sebenarnya adalah makhluk yang sangat dihormati didalam islam.

Kedua, Saat seorang wanita yang mendapatkan harta warisan lebih sedikit dibandingkan laki-laki sebenarnya bukanlah sebagai hal yang dimaksudkan untuk merendahkan wanita, melainkan ketika wanita mendapatkan warisan, maka harta tersebut adalah seutuhnya milik dirinya sendiri. Tidak ada kewajiban yang mengharuskan ia untuk membagi harta tersebut kepada suami dan anak-anaknya. Namun bagaimana dengan laki-laki? Seorang laki-laki ketika mendapatkan warisan maka mereka diwajibkan menggunakan harta warisannya bersama dengan istri dan anak-anaknya. Hal ini menunjukkan betapa wanita sangat diutamakan didalam islam.

Ketiga, Seorang wanita akan dipertanggungjawabkan oleh 4 orang laki-laki di akhirat kelak. Yang mana laki-laki tersebut adalah: Ayahnya, suaminya, saudara laki-lakinya, dan juga anak laki-lakinya. Bukankah sangat istimewa Islam memperlakukan seorang wanita?

Keempat, Saat wanita mengandung selama 9 bulan, dan ia merasakan kesusahan selama kehamilan tersebut. Allah menggantinya dengan kelebihan-kelebihan yang didapatkan dengan pengorbanannya tersebut. Saat ia mengandung, semua makhluk Allah akan mendo’akan kebaikan untuknya, terlebih dari itu, apabila ia meninggal dalam perjuangannya saat melahirkan, maka syahid dan surga sudah menantinya di akhirat.

Maka tidak sepatutnya seorang wanita merasa bahwa saat mengandung adalah hal yang sangat memberatkan. Karena dengan hal tersebut malah akan memberikannya banyak kelebihan-kelebihan untuknya.

Kelima, Saat wanita melakukan kewajibannya sebagai seorang muslimah, yakni: melaksanakan shalat 5 waktu, puasa dibulan Ramadhan, taat kepada suaminya, dan menjaga kehormatannya, maka ia diperbolehkan masuk surga dengan melalui pintu surga manapun yang ia kehendaki. Nikmat mana lagi yang menjadi alasan wanita untuk tidak bersyukur?

Keenam, Saat seorang wanita tunduk kepada suaminya, maka pahala yang ia dapatkan adalah sebesar pahala jihad dijalan Allah. Betapa indahnya menjadi seorang wanita. Tanpa menggunakan senjata dan kekuatan, hanya menggunakan keikhlasan dan kerendahan hati maka sudah terhitung jihad untuknya.


Maka dengan jelas Islam telah menerangkan posisi wanita yang teramat istimewa beserta kelebihan yang akan didapatkannya. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang akan kita dustakan? Allah adalah dzat yang maha tau akan makhluknya. Tidak akan ada sesuatu yang diciptakan Allah dimuka bumi ini yang akan berakhir sia-sia. Maka bersyukur dengan segala yang diberikan Allah kepada diri kita adalah menjadi hal yang seharusnya. [Alfita Niamullah]/Tek

Baca Juga:


Enam Akhlak Yang Patut Dikerjakan Muslimah