Berhijrah? Lakukan Tiga Hal Berikut Agar Tetap Istiqamah

Share:


PERNAHKAH kita berpikir bahwa hidup kita hanya sementara? pernahkah terpikir oleh kita setiap perbuatan yang kita lakukan nantinya akan di mintai pertanggung jawaban oleh Allah SWT? Tentu saja saat kita menyadari hal tersebut, kita ingin menyesali semua dosa – dosa yang telah diperbuat dan ingin menjadi manusia yang lebih baik, dan berharap mendapatkan ridha Allah untuk setiap perbuatanya.

Bulan ramadhan hanya tinggal beberapa hari lagi, bulan yang sangat sempurna untuk memulai menuju diri yang lebih baik lagi, bulan yang sangat tepat untuk seseorang memulai hijrahnya kepada Allah SWT.

Hijrah berasal dari bahasa arab yang artinya perpindahan, dimana perpindahan disini dimaksudnya pindah meninggalkan dan menjauhi yang dibenci dan  menuju yang disukai oleh Allah SWT.

Hijrah pasti pernah dirasakan oleh setiap orang. Mungkin konteksnya saja yang berbeda atau mungkin juga dia tidak menyadarinya. Ini juga bisa diakibatkan karena hijrah tidak memiliki kriteria atau ciri-ciri khusus bahwa seseorang sedang berhijrah. Hijrah yang sering diartikan yaitu berubahnya seseorang pada kebaikan. Ya istilah kerennya ‘Taubat’.

Ada sesuatu fenomena yang dirasakan oleh sebagian orang saat berhijrah, mungkin Hijrah adalah sesuatu hal yang gampang di lakukan oleh sebagian orang, tetapi ada satu hal yang sulit, yaitu tetap beristiqamah didalam berhijrah tersebut.

Merubah gaya hidup dari yang buruk ke yang baik mudah dilakukan sebagian kalangan orang, seperti mengubah cara berpakaian yang lebih syar’i, sering bersedakah, dan lainnya, tetapi bertahan saat sedang merubah hal itu adalah hal yang sulit, contohnya saat seorang mengubah tampilan pakaiannya ke yang lebih syar’i, dia akan merasa kepanasan, tidak nyaman dan sebagainya.

Oleh karna itu, istiqamah sangat susah didalam berhijrah. Istiqomah dalam beribadah memang tidak semudah yang dibayangkan. Tapi, seorang muslim yang baik adalah mereka yang selalu berusaha untuk istiqomah dan berada dalam jalan yang benar. Meskipun dalam ibadahnya terkadang seorang islam mengalami rasa malas atau gangguan lainnya, setidaknya ada beberapa cara yang bisa membantu seorang muslim untuk tetap istiqomah.

Cara yang dapat dilakukan agar senantiasa istiqamah adalah :

Pertama, Meluruskan niat, Sebelum seseorang melaksanakan ibadah ia tentunya harus berniat dalam hati. Dengan memiliki niat yang lurus dan hanya mengharapkan ridha Allah SWT maka seseorang akan lebih mudah menjalankan ibadahnya dan tidak mudah tergoda pada hal-hal yang bisa menghalangi ibadahnya. semakin kuat niat seseorang maka semakin kuat pula tujuan yang dia harapkan akan tercapai. Niat juga merupakan penentu suatu ibadah dan ia mendapatkan pahala atau ganjaran sesuai dengan niat ibadah dalam hatinya. Sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut ini.

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang dia niatkan, maka barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang hendak dia raih atau karena wanita yang hendak dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia hijrah kepadanya”. (HSR. Bukhary-Muslim dari ‘Umar bin Khoththob radhiallahu ‘anhu)

Kedua,  Memperbanyak Membaca Alqur’an dan zikir,
Membaca Alqur’an setiap hari secara rutin adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri pada Allah SWT dan dengan berzikir hati manusia akan senantiasa tentram, iblis laknatillah pun yang senantiasa mengaggu  manusia berhijrah akan menjauh saat manusia membaca Al-Qur’an.

Ketiga, Bergaul dengan orang-orang shaleh,
Hubungan manusia tidak terlepas dengan manusia lainnya dan perilaku seorang manusia juga biasanya dipengaruhi oleh orang-orang disekitarnya. Memilih sahabat yang Sholeh dan Sholeha sangat penting saat seseorang sedang berhijrah, karna mereka yang akan menuntun dan menjukkan jalan yang baik saat berhijrah.

Lakukanlah 3 tips diatas saat rintangan berhijrah datang menghampiri, dan insyaallah Allah akan membantu kita dalam berhijrah.[Husnul Habibi]/Tek

Baca Juga :

Ini Alasan! Budaya Hidup Instan Harus Anda Hilangkan