Top Ad 728x90

More Stories

Jumat, 26 Mei 2017

Ramadhan bukan Untuk Bermalas-Malasan


RAMADHAN 1438 H tahun ini telah datang lagi menghampiri kita. Umat Islam di berbagai belahan dunia akan memulai menjalankan ibadah puasa dalam bulan ini mulai Sabtu (27/5/2017).

Ramadhan merupakan bulan paling mulia dan sangat dinantikan kedatangannya yang dianjurkan memperbanyak berbagai amal ibadah karena pahalanya dilipatgandakan. 

Umat Islam, baik laki-laki ataupun perempuan, diwajibkan puasa di siang harinya dan dianjurkan memperbanyak ibadah sunnah seperti qiyamul lain di malam harinya. 

Jiwa yang terpenuhi dengan keimanan tentu sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri untuk meraih keutamaan serta keberkahan yang yang ada di dalamnya seperti pengampunan dosa serta mencapai derajat ketaqwaan‎.

Pimpinan Dayah Babul Maghfirah Cot Keu'eung Aceh Besar, Ustaz Masrul Aidi Lc menjelaskan, umat Islam sudah sangat paham tentang berbagai keutamaan di bulan Ramadhan yang penuh rahmat ini, juga masih ada kekeliruan yang diyakini atau dilakukan kebanyakan orang di bulan penuh rahmat ini.

Bahwa Ramadhan adalah kesempatan untuk banyak istirahat, bermalas-malasan, apalagi di kantor-kantor jam kerja dikurangi, sekolah-sekolah diliburkan, serta lebih banyak menggunakan kesempatan tersebut untuk banyak tidur dan santai dengan anggapan tidur saat puasa juga menjadi ibadah.

"Ada banyak diantara kita umat Islam di bulan Ramadhan ini mereka mengira bahwa itu merupakan kesempatan untuk banyak istirahat, sehingga tidak bisa produktif. Ini adalah anggapan keliru, karena Ramadhan itu sesungguhnya bulan perjuangan yang harus terjaganya keseimbangan ibadah yang harus meningkat serta kerja mencari nafkah juga tidak boleh berkurang," ujar Ustaz Masrul Aidi saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Rumoh Aceh Kupi Luwak, Jeulingke, Rabu (24/5/2017) malam.

Menurutnya, sebagai ibadah dalam mencari nafkah, ‎Islam juga memberikan ruang yang luas bagi kerja yang produktif. 

Islam bukan hanya mendorong segala bentuk kerja yang produktif, namun menyatakan bahwa kerja itu adalah suatu kewajiban bagi setiap muslim, bahkan menjadikannnya suatu, identitas dan kehormatan.
"Jangan hanya karena beralasan ingin fokus puasa, kadang kerja-kerja mencari nafkah ditinggalkan. Bahkan lebih fatal lagi jika kerja-kerja kepada masyarakat memberikan pelayanan publik di kantor-kantor pemerintah juga menjadi terabaikan hanya karena dalih capek berpuasa. Ini namanya mengejar pahala dan juga ikut berdosa," terangnya.
Dalam kesempatan pengajian KWPSI dengan tema "Fiqh Ramadhan" yang turut disiarkan langsung RRI Banda Aceh ini, Ustaz Masrul Aidi juga menyerukan pentingnya persatuan umat tetap terjaga dalam mengawali puasa ‎serta persatuan dalam berbagai ibadah di malam hari Ramadhan seperti shalat terawih.

"Intinya, perbedaan dalam pelaksanaan ibadah sunat shalat terawih itu, jangan sampai menimbulkan perpecahan umat. Persatuan harus tetap diutamakan. Jika perlu dalam satu masjid itu bisa melaksanakan shalat terawih baik yang 8 mupun 20 rakaat itu secara bersamaan. Begitu yang 8 rakaat selesai, yang 20 terus lanjut sampai akhir," jelasnya seraya berharap berapapun jumlah rakaat terawih harus terakomodir dalam satu masjid.

Dalam pelaksanaan shalat terawih‎ ini, Ustaz Masrul Aidi juga menyarankan jangan sampai dikerjakan secara terburu-buru, ingin cepat selesai dan mengejar waktu tanpa adanya jeda.

"Kerjakan shalat terawih ini dengan santai,‎ dengan waktu cukup tersedia. Tidak terburu-buru sehingga membuat ibadah tidak nyaman, sehingga tujuan ibadah itu tidak tercapai karenanya tanpa adanya keikhlasan, dan unsur keterpaksaan lebih dominan," kata Masrul Aidi.

Selain itu, lanjutnya, menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah qiyamul lail juga sangat dianjurkan pada tengah-tengah malam mulai pukul 23.00 Wib ke atas hingga menjelang waktu sahur.

"Inilah waktu-waktu utama ibadah qiyamul lail‎ pada saat menjelang tengah malam seperti yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Bisa dilakukan di rumah atau di masjid-masjid dengan terawih, tahajjud, witir dan membaca Alquran," terangnya.

Jangan sampai justru yang diutamakan adalah shalat terawih cepat-cepat usai shalat Isya, lalu selesai dan sibuk dengan urusan dunia, tanpa menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan qiyamul lail saat tengah malam. 


"Ini tidak cerdas namanya, ingin mengejar cepat-cepat selesai, lalu pada waktu prime time qiyamul lail dalam pandangan Allah di tengah malam, kita justru sibuk dan lalai dengan urusan dunia atau bahkan tidur saat waktu utama ini," tegasnya.

KWPSI Meugang Bersama Yatim dan Fakir

FotoTokoh Pers Aceh yang juga Sekretaris Dewan Pembina KWPSI, H. Harun Keuchik Leumiek menyerahkan bantuan daging meugang secara simbolis kepada anak yatim dan fakir miskin di Desa Gla Meunasah Baro, Cot Iri, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (25/5).

WASATHA.COM - Keluarga Besar Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) Aceh, Kamis (25/5), menggelar acara meugang (punggahan) bersama dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1438 H tahun ini.

Pada kesempatan tersebut, KWPSI juga turut membagikan 80 paket daging meugang kepada para anak yatim dan fakir miskin yang berasal dari sejumlah desa dan pesantren di wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Tahun ini, panitia menyembelih 2 ekor lembu yang dibeli dari uang yang dikumpulkan (meuripee) para anggota, jamaah pengajian dan para donatur KWPSI lainnya.

Prosesi pembagian daging yang dirangkaikan dengan kenduri menu ‘kuah beulangong’ itu dipusatkan Gampong Gla Meunasah Baroe, Cot Iri, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Bantuan daging meugang itu diserahkan secara simbolis oleh Tokoh Pers Aceh yang juga Sekretaris Dewan Pembina KWPSI, H. Harun Keuchik Leumiek, Direktur Dana Jasa dan SDI Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman, dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Mulyadi Nurdin dan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh Muhammad Hamzah.

Turut hadir Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali, Pimpinan Dayah Babul Maghfirah Cot Keu'eung Aceh Besar, Tgk. Masrul Aidi, Pimpinan Dayah Mini Rukoh, Tgk H Umar Rafsanjani, dan kalangan wartawan anggota KWPSI.

Harun Keuchik Leumiek dalam sambutannya mengharapkan agar kegiatan sosial meugang bersama yatim dan fakir miskin ini, dapat terus diadakan tiap tahun oleh KWPSI dengan menggalang dana dari berbagai pihak.

"Ini sangat baik untuk membantu meringankan beban dan membahagiakan anak yatim/fakir miskin saat meugang. Insya Allah, kita siap terus membantu untuk kegiatan baik seperti ini," kata Harun.

Koordinator KWPSI, Arif Ramdan mengatakan, untuk pem­belian dua ekor sapi ukuran besar, dananya dikumpul dari sumbangan anggota KWPSI, mitra, simpatisan, dan donatur lainnya.

“Tahun ini, panitia menyembelih dua ekor lembu yang dibeli dari uang yang dikumpulkan (meuripee) para anggota, jamaah pengajian, dan para donatur KWPSI, yang secara sukarela memberikan daging meugang kepada fakir miskin dan kaum duafa,” kata Arif Ramdan didampingi Sekjen KWPSI Muhammad Saman.

Mereka menyumbang lewat KWPSI untuk membahagiakan anak yatim, fakir miskin dan kaum duafa dalam rangka menyambut Ramadhan 1438 H. Selain daging, juga diberikan santunan uang.

Sekjen KWPSI, Muhammad Saman menyatakan, ini merupakan tahun kelima KWPSI melaksanakan tradisi mengumpulkan uang untuk meugang bersama wartawan KWPSI yang juga dibagikan sebagiannya untuk anak yatim dan fakir miskin, termasuk anak yatim kalangan wartawan.
Sebelumnya, kegiatan sosial dan amal ini juga berlangsung tahun 2013, 2014, 2015 dan 2016.

Ia mengatakan, selain menerima daging meugang, anak yatim dan fakir miskin yang hadir juga ikut serta makan “kuah beulangong” bersama tamu undangan di acara tersebut.

Meugang kali ini, menurutnya, cukup meriah dan jumlah peserta meugang plus sedekah terus meningkat. “Alhamdulillah responsnya terus membesar, banyak yang berpartisipasi. Se­moga ini tetap menjadi agenda rutin sekaligus melestarikan khazanah budaya dalam masyarakat Aceh menjelang Ramadhan,” katanya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan KWPSI, simpatisan, dan para donatur karena telah menyumbang sedikit rezekinya untuk menyantuni anak yatim dan fakir miskin.

"Semoga sumbangan yang disalurkan ini menjadi amal ibadah. Mari kita semua menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati tenang dan senang untuk memperbanyak amal," jelas Muhammad Saman./Dhi


Baca Juga :

Jelang Ramadhan, Pedagang Sediakan Harga Daging Bervariasi

Kamis, 25 Mei 2017

Selain Gurih, Ini Manfaat Rempeyek Bagi Kesehatan

Foto : Google
INDONESIA dengan budaya masyarakatnya yang heterogen nyatanya juga mempunyai keragaman kuliner yang banyak variasinya memang masakan indonesia telah lama di kenal oleh masyarakat dunia karna kaya akan cita rasa dari berbagai bumbu serta rempah rempah yang di gunakan salah satunya yaitu rempeyek .

Rempeyek atau sering di sebut peyek merupakan makanan khas jawa khususnya jogja.keberadaan peyek kacang tanah ini telah berabad-abad berada di jogja tidak heran apabila tingkat komsumsivdan perkembangan nya rempeyek di jawa lumayan pesat.

Di Indonesia rempeyek menjadi salah satu makanan pelengkap atau teman makan yang berkuah atau pun kering seperti gado-gado , pecel, soto, mie kuah ayam, dan nasi goreng. namun banyak sebagian orang  mengkomsumsi rempeyek sebagai makanan cemilan pengganti dari kerupuk, apalbila di bandingkan dengan kerupuk rempeyek agak sedikit mahal harganya karena bahan yang di gunakan bermacam-macam variasi mulai dari tepung terigu, santan dan telur.

Kita lihat di masyarakat Aceh, rempeyek biasanya di buat sebagai pengganti kerupuk saat ada acara kenduri bahkan saat menjelang sehari sebelum puasa atau biasa di sebut  hari megang ibu-ibu rumah tangga.
Rempeyek menjadi cemilan yang biasa di santap dengan sup bahkan saat hari raya Idul Fitri sebagai jajanan, rempeyek ini sudah tidak asing lagi kita jumpai di tiap tiap rumah .

Ada banyak mamfaat bagi kesehatan yang terdapat pada rempeyek kacang tanah, khususnya pada kacang tanah terdapat kaya akan protein yang tinggi dan lemak baik dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara menurunkan kolestrol jahat LDL dalam tubuh kandungan resveratrol.

Selain itu, kacang tanah juga kaya akan VIT E yang melimpah untuk kelancaran fungsi tubuh, kalsium dan Vit D yang membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi dalam jangka panjang serta dapat mencegah serangan osteoporosis.

Meski kacang tanah mempunyai banyak mamfaat bagi kesehatan untuk sebagian orang yang mengalami penyakit kanker payudara dan masalah jerawat, sebaiknya tidak mengkomsumsi kacang tanah dan bisa juga mengganti kacang tanah dengan yang lainnya.


Atau jika bosan dengan rempeyek kacang tanah, bisa juga anda mencoba rempeyek tri, rempeyek ebi ada bentuk lain, seperti rempeyek daun bayam. Rempeyek daun bayam dapat memberi cita rasa tersendiri pada makanan ini dan menjadi variasi baru yang sehat buat anak-anak yang terkadang susah ketika diajak mengonsumsi sayuran.[Ita Warni]/Dhi


Baca Juga :

Mie Razali Langganan Pejabat, Termasuk Jokowi

Jelang Ramadhan, Pedagang Sediakan Harga Daging Bervariasi

FOTO:wasatha.com/Dhi

WASATHA.COM – Menjelang Ramadhan penjual daging sapi penuhi sepanjang jalan Kopelma Darussalam Banda Aceh. Pedagang juga  menyediakan daging dengan harga yang bervariasi

Bang Din, penjual daging yang ditemui wasatha.com, Kamis (25/5/2017) mengatakan, harga daging per kilogramnya tergantung dari kualitas daging, apabila daging tersebut bagus, harganya akan mahal.

“Mengenai harga yang dijual per kilogram tergantung dari kualitas daging, Daging yang bagus mencapai Rp. 150.000, Kurang bagus Rp. 130.000 dan ada juga yang dijual Rp. 120.000 per Kilonya,” ujar Bang Din.

Ia menambahkan, penyedian harga yang bervariasi ini bertujuan agar memudahkan pembeli ketika membeli.

Selain itu, penyediaan stock daging yang dijual berasal dari Blang Bintang, Aceh Besar. [Dhi]/Tek

Dua Golongan Manusia Dalam Menyambut Ramadhan, Anda Golongan Mana?

Foto : Google
MARHABAN Ya Ramadhan tak terasa beberapa  hari lagi  kita akan bertemu Bulan yang Penuh Berjkah ini, bulan yang padanya di turunkannya  Al-Quran ke permukaan bumi dan bulan yang dalamnya terdapat  malam seribu bulan . Begitulah  indahlah  keberkahan Ramadhan. 


Allah Subhanahu Wata'ala Befirman,

Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur. (QS. Al-Baqarah/185)

Namun, Rakan pembaca sekalian, semua kita  perlu mengevaluasi diri kita ini termasuk golongan yang mana di antara 2 golongan kaum muslimin dalam menyambut bulan ramadhan. supaya kita jangan termasuk kedalam Orang yang merugi dalam  berpuasa, Karna  hanya menahan lapar dan dahaga saja.


Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam Bersabda,


"Betapa banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali Rasa lapar dan Dahaga." (HR. Ath Thabrani, Syaikh Al-Abani mengatjkan hadits ini Shahih Ligorihi diadalam kitab Shahih At Targib wa At Tarhib no. 1084)

Berikut 2 golongan manusia dalam menyambut ramadhan :


Golongan pertama yaitu Orang-orang yang bergembira dan merasa senang dengan kedatangan bulan ramadhan. Hal ini dikarena kan beberapa sebab, diantaranya :

Sebab pertama :


Karena mereka telah terbiasa berpuasa puasa (sunnah maupun puasa ramadhan) sehingga terus berupaya menetapinya. Sehingga Dampak darimembiasakan diri berpuasa, akan membuat orang –orang tersebut tidak akan merasakan berat saat ramadan tiba, bahkan hal itu dirasakan sebagai suatu yag ringan, dan sebaliknya orang yang sama sekali tidak pernah berpuasa sunnah maka ramadan akan terasa berat baginya.

Sebab kedua :

Mereka mengetaui bahwa dengan menahan diri dari berbagai kenikmatandunia berarti telah mengekang hawa nafsunya. dengan begitu  akamempermudahkannya memperoleh kenikmatan yang hakiki, kelak di akirat.Seseorang yang berpuasa di siang hari di bulan ramadhan dengan menahandiridari makan, minum dan jimak serta dari yang seluruh membatalkan puasa karena taat kepada allah.

Sehinggga hal ini menjadi sebab tercapainya berbagai kenikimatan yangabadi di jannah kelak. karena kuatnya keyakinan orang-orang yangbertakwa maka mereka pun  gembira dengan kedatangan bulan yang muliaini.  Sebaliknya orang-orang yang bersuka ria dengan kenikmatan yangharam didunia, akan menjadikan sebab diharamkannya mereka memperoleh kenikmatan hakiki di akirat kelak.


Sebab ketiga :

Mereka menngetaui  bulan ramadan merupakan bulan suci penuh ketaatanyang agung, yang dibukakan pintu rahmat dan pahala  oleh Allah dengan begitu mereka pun akan berlomba-lomba dalam bertaqarrub kepada allah.

Golongan kedua  adalah Mereka, orang-orang yang merasa berat, terbebani dengan datangnya bulan ramadan, sehingga mereka tidak memanfaatkan bulan yang penuh berkah ini sebagai bulan pengali pahala dan ampunan Allah. Hal ini dikarenakan beberapa sebab diantaranya:

Sebab pertama :

Mereka telah melampaui batas dalam kegelapan nikmat syahwat sehinggamembuat mereka terbiasa dengan perbuata-perbuatan yang dibenci Allah,bahkan tak menghiraukan kenikmatan yang Allah berikan didalam bulan Ramdhan karena bagi mereka penghalang yang menahan syahwat mereka danmemisahkan antara mereka dengan berbagai kenikmatan.

Sebab kedua :

Mereka adalah  orang-orang yang kurang ketaatannya kepada Allahsehingga mereka dengan  mudah  meninggalkan perkara-perkara yangwajib. Mereka menggagap bahwa suatu ketaatan yang diwajibkan untukmereka hanyalah suatu yang remeh bahkan . Mereka dapatmeninggalkannya tanpa rasa bersalah, takut akan siksaan Allah Subahanahu Wata'ala, sehingga bulan ramdhan ini sangat berat bagi mereka.

Maka teman-teman berbahagia lah jika anda termasuk golongan yang pertama dan bertaubatlah jika diri anda merasa berat dengan kedatanganramdhan. Karena begitu banyak keberkahan yang Allah Janji dibulan Ramdhan  untuk hambanya yang bertakwa. [inda silvina]/Rzk


BACA JUGA:

Bersyukurlah Anda Terlahir Sebagai Orang Islam

Kelebihan Ilmu Atas Amal

Foto:Google

SUATU hari ketika Rasulullah saw. hendak masuk masjid, beliau melihat iblis sedang mondar-mandir di depan pintu masjid tampaknya iblis sedang gusar, ragu-ragu antara masuk masjid atau tidak. Rasulullah bertanya, “Wahai iblis, apa yang sedang engkau lakukan?”,  “aku mau masuk masjid untuk meruak shalat orang itu, tapi aku merasa takut kepada orang yang sedang tidur ini,” jawab iblis sambil menunjuk-nunjuk dengan tangannya.

Rasulullah saw., menimpali, “Wahai iblis, mengapa engkau takut kepada orang yang sedang tidur sementara engkau tidak takut kepada orang yang sedang shalat dan bermunajat kepada Allah swt?” “Ya Rasulullah yang sedang shalat itu orang bodoh, tidak mengetahui syarat, rukun shalat, tuma’ninah, dan tidak bisa melakukan shalat dengan khusyuk. Sedangkan yang sedang terlelap dalam ketiduran ini orang berilmu, yang jika aku merusak shalat orang tersebut, dia akan membangunkan orang yang sedang tidur ini untuk membetulkan shalatnya,” ulas iblis.

Dari kisah diatas kita menemukan tiga pelajaran penting;

Pertama, iblis merupakan musuh paling besar bagi manusia. Iblis telah mengelabui nenek moyang manusia (Adam dan Hawa) yang akhornya mereka berdua harus minggat dari surga. Iblis adalah promoter dalam mewujudkan perkelahian antara Habil dan Qabil, sekaligus pelopor semua pertumpahan darah didunia.

 Setelah menolak perintah Allah untuk sujud kepada Nabi Adam As; iblis diusir dari surga-Nya. Sesudah menandatangani izin kontrak keluar dari surga, iblis meminta kepada Allah agar dipanjangkan umurnya. Dia berharap dengan umur yang begitu panjang akan digunakan untuk menggoda, merusak, sekaligus mengajak ,manusia kejalannya. Allh swt; pun menyetujui permintannya.

 Kedua, iblis merupakan makhluk halus yang tidak terlihat dengan kasat mata. Terus mengapa Rasulullah bisa melihatnya? Keberadaan sesuatu sama sekali tidak harus dapat dilihat dengan mata. Apa lagi indra penglihatan manusia sangat terbatas.

 Jika semua yang ada harus dapat dilihat dengan mata, berarti semua benda yang terlalu jauh untuk dilihat dapat dianggap tidak ada. Sementara itu, Allah yang maha kuasa pasti sangat sanggup memberikan kekuatan tambahan terhadap indra penglihatan Rasulullah. Sehingga beliau mampu melihat makhluk Allah yang tidak dapat dilihat oleh manusia biasa.

 Mengenai hal ini , Malik Ibn Nabi memberikan sebuah contoh dalam karyanya “Al-Dhahirah Al-‘Quranyyah”, “kondisi buta warna memberikan kita sebuah contoh sebuah kondisi disaat mata seseorang tidak dapat melihat warna tertentu yang dapat dilihat mata normal.  Disamping itu, masih banyak terdapat spectrum sinar  infra merah dan ultraviolet yang tidak dapat dilihat     mata kita dan tidak ada sesuatu pun yang dapat ditetapkan secara ilmiah bahwa kondisinya akan sama ketika dilihat oleh semua mata manusia. Apalagi, sangatlah mungkin jika mata yang dimiliki seseorang dan orang lain memiliki kepekaan yang berbeda.”

Ketiga, menggali ilmu lebih baik daripada beramal tanpa ilmu. Hal ini bisa dilihat pada pribadi iblis yang memilih untuk tidak mengganggu shalat orang bodoh lantaran ada orang yang berilmu yang tidur di sampingnya.

Para ulama dalam kitabnya telah menulis cukup banyak gambaran tentang perbandingan mengggali ilmu lebih baik dari beramal tanpa ilmu. Diantaranya; dengan berilmu manusia akan mengetahuihakikat sebuah amalan, bisa membedakan amalan wajib dengan amalan sunnah, dan mengetahui amalan yang besar dengan yang kecil pahalanya.

Manfaat ( pahala) yang dihasilkan dari ilmu bukan Cuma bagi pemiliknya saja, tapi bisa memancarkan kepada orang lain dengan mengajarkannya. Sedangkan amalan tanpa ilmu hanya dapat member manfaat ( pahala ) bagi pelakunya saja.

Sebuah amalan akan terpotong pahalanya dengan tidak dikerjakan atau ketika pelakunya meninggal dunia. Sedangkan pahala yang di dapatkan dengan ilmu akan mengalir  sampai keliang lahat meskipun pemiliknya sudah tiada. Hal ini perna di tegaskan rasulullah dalam sabdanya;

“ Sesungguhnya amalan kebajikan yang pahalanya akan mengiringi seorang mukmin setelah meninggal dunia adalah; ilmu yang ia ajarkan kepada orang lain, anak saleh yang ia tinggalkan, Al-qur’an yang ia waqafkan, masjid yang ia dirikan, rumh yang ia bangun untuk sabilillah, sungai yang ia alirkan airnya, dan sedekh yang ia infaqkan ketika sehat dan sakitnya, kesemuaan itu akan mengiringinya ketika meninggl dunia.” (HR. Ibn Majah)

Selain itu, kisah di atas mengajak kita untuk menganalisis. Mengapa orang berilmu yang sedang terlelap dalam ketiduran lebih ditakuti oleh iblis dari pada orang bodoh yang sedang beribadah?
Orang beribadah tanpa ilmu tidak mempunyai pendirian dalam ibadah. Manusia seperti ini tidak perna yakin terhadap ibadah ang telah dilakukan. Bayangkan saja, jika suatu ketika datang seseorang padanya seraya berkata, “ ara kamu beribadah salah!  “,  dia pasti akan mempercayainya. Kemudian pada saat bersamaan datang seseorang yang lain kepadanya berkata, “cara kamu beribadah sudah benar,” dia juga akan memercayainya.

Salah satu strategi iblis dalam mengelabui manusia adalah dengan memasukkan keraguan dalam hatinya. Ternya iblis sangat cerdik. Iblis tidak mau menghabiskan energinya untuk meragukan orang yang sedang ragu. Iblis berpkir, jika sampai orang alim tersebut terbangun di sebabkan oleh kenakalannya dalam mengganggu orang bodoh yang sedang shalat itu, orang alim ini pasti akan memperbaiki shalat orang bodoh tadi. Yang pada akhirnya hilanglah keraguan padanya.

Para ulama menganalogikan sebuah ibadah yang dilakukan oleh seseorang tanpa ilmu ibarat seseorang yang membuat sebuah banguan tanpa vondasi. Mungkinkah sebuah bangunan akan berdiri dengan kokoh tanpa vondasi? Perihal tingginya derajat ilmu ketimbang beribadah tanpa ilmu, Ibn Ruslan telah mengabadikan dalam lirik syairnya; “ barang siapa yang beramal tanpa ilmu, amalannya itu bagaikan angin berlalu ( tidak di terima  ).” (Eva Hazmaini)
Sumber: Buku 'Agar Menuntut Ilmu Jadi Lebih Mudah' karya Abdul Hamid M.Djamil


8 Tips yang Perlu Dipersiapkan Anak Kost Jelang Ramadhan

Foto : Google
TIDAK terasa, bulan Ramadhan sudah tinggal menghitung hari. Segala persiapan pun mulai di lakukan oleh sebagian orang seperti membersihkan tempat ibadah, fisik, mental hingga menyiapkan stock makanan yang akan di konsumsi pada bulan ramadhan nanti. Bagi mereka yang menghabiskan waktu ramadhan dirumah, ini merupakan moment romantis  bersama keluarga yang sangat ditunggu-tunggu. Maka dari itu tak jarang hampir seluruh umat muslim menyiapkan segala keperluan untuk bulan istimewa ini.

Saat bersama keluarga mungkin sebagian orang tidak terlalu pusing dalam persiapan. Namun bagaimana dengan kamu  yang di perantauan dan berada jauh dari orang tua?

Tidak boleh patah semangat ya? Anda juga perlu mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut bulan yang berkah ini, walau seluruhnya harus di persiapkan sendirian.

Berikut adalah beberapa tips yang harus dipersiapkan oleh anak kost/ rantau menjelang Ramadhan.

Pertama, Kontrol kalender

Kontrol kalender itu penting loh, kenapa ? Kamu juga harus bisa memperhitungkan, seberapa lama kamu akan menghabiskan waktu ramadhan di daerah orang dan prediksi untuk pulang kampung nanti.

Kontrol ini dapat membuat kamu bijak mengatur dan memperkirakan apa-apa saja yang dapat kamu lakukan dan persiapkan secara matang di bulan ramadhan nanti. Dan yang paling terpenting kontrol kalender dapat mengontrol dan  memprediksi berapa pengeluaran yang harus kamu gunakan.

Kedua, Survey Masjid

Ini penting banget loh! selain untuk jadi referensi tempat  kamu beribadah seperti sholat berjamaah , terawih dan lainnya.

Kamu bisa cari tau mana yang menyediakan menu buka puasa gratis. Sembari meningkatkan sosial ini bisa mengurangi biaya pengeluaran kamu loh. Tetapi tetap saja, ini bukan semata-mata untuk takjil gratis. Anda harus punya niat ibadah, biar gak sia-sia. Satu hal lagi cari masjid terdekat supaya dapat irit pengeluaran transportasi. Hitung-hitung kita bersosialisasi dengan warga Setempat

Ketiga, Minta Kirim Masakan Mamak Dari Kampung

Ini juga penting. Selain sebagai persiapan, masakan Emak bisa menambah nafsu makan sahur dan berbuka kamu. Usahakan masakan mamak yang bisa tahan lama seperti rendang, dan paling sederhana adalah sambal-sambal kering yang akan tetap enak walau gak harus di panasin.

Keempat, Menstock Makanan

Selain memperoleh kiriman dari kampung, Kamu bisa banget menyetok makanan yang super awet dan pastinya mengenyangkan perut. Stock makanan ini akan berguna disaat kamu telat bangun sahur. Selain itu, hal ini juga akan melegakan dikala uang mu sedang menipis. Diantara yang bisa kita stock antara lain : Abon, mie instan ( jangan terlalu sering ya), sarden hingga roti dan snack yang kaya akan karbohidrat.

Dikarenakan makanan diatas cukup banyak jenis dan mereknya. Kamu juga harus jeli terhadap kualitas dan harganya ya.

Kelima, Alarm

Waktu sahur terkadang menjadi hal yang terberat bagi anak kost. Sering kali waktu sahur bisa telat dan terlewatkan.

Tipsnya adalah jangan menggunakan nada Alarm melodi. Karena bukannya membangunkan, malah buat kamu semakin nyenyak tidur. Pilihlah nada yang keras membuat kaget.

Tips selanjutnya : setel Alarm 2 waktu. Misal jam 3.00 dan 3.15. Jadi, ketika alarm pertama tidak mempan untuk mu, masih ada waktu selanjutnya yang kembali membangunkanmu.

Keenam, Kuota Internet

Persediaan kuota internet sangat membantu sekali untuk mengisi aktifitas kamu pada bulan ramadhan.

Kamu bisa mengisi aplikasi pengingat waktu solat, jadwal imsakiyah, aplikasi Quran digital hingga menonton ceramah agama dengan streaming.

Ketujuh, List Agenda Bukber (Buka Bareng) Dengan Teman

Bukber dengan teman-teman itu penting loh,  bagi kamu yang sedang rindu waktu berbuka dengan keluarga. Teman-teman mu bisa jadi pengganti keluarga mu dirumah.

Delapan, Persiapkan Fisik dan Mental


Ini adalah puncak dari segala persiapan, seberapapun maksimal persiapan kamu yang lainnya, jika fisik dan mental tidak mendukung, maka semuanya akan nihil. Seringlah berolahraga ringan untuk memperkuat fisik anda dan lakukan aktivitas positif yang banyak. Seperti kajian ramadhan dan tadarus bersama paling tidak itu dapat melupakan sejenak tekanan mental anda yang sedang rindu suasana ramadhan bersama keluarga dirumah.[Rahmah Atikah]/Dhi


Baca Juga :

Jelang Ramadhan, Mesjid UIN Ar-Raniry Direnovasi

Bersyukurlah Anda Terlahir Sebagai Orang Islam

Foto:Google

PERNAHKAH  kita berfikir apa yang akan terjadi apabila kita lahir dari orang tua yang bukan Islam ? Coba kita merenung beberapa saat, Apakah kita akan berusaha mencari tahu siapa Tuhan itu ? Atau apakah kita akan tetap mengikuti bagaimana ajaran orang tua kita ? Sungguh pertanyaan tersebut sangat sulit kita jawab. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi apabila kita dilahirkan dari orang tua yang bukan islam.


Yang jelas apabila kita terlahir dari orang tua yang bukan Islam maka kita akan mengikuti bagaimana yang diajarkan orang tua kita. Jika orang tua kita Kristen pasti mereka akan mengajari kita ajara- ajaran Kristen. Jika orang tua kita hindu pasti juga akan mengajari ajaran-ajaran Hindu, begitu juga kalo orang tua kita Budha atau mungkin Yahudi pasti mereka akan mengajarkan ajaran- ajaran Budha-nya maupun Yahudi-nya.


Coba kita lihat beberapa saudara kita yang memeluk agama Islam pindahan dari agama lain (Muallaf). Pada umumnya mereka pindah agama karena mereka tidak puas dengan ajaran agama yang dianut tersebut. Masih banyak lagi alasan mengapa orang berpindah agama.

Alasan perkawinan misalnya. Tapi banyak kita lihat jika seseorang pindah agama karena perkawinan biasanya mereka tidak mendalami agama barunya. Bahkan tidak sedikit setelah perkawinan, mereka kembali kekayakinan semula. Jika seseorang pindah agama karena tidak puas dengan ajaran yang dianutnya, banyak kita lihat mereka akan lebih serius mempelajari dan mengamalkan agama baru itu.
Jangan sampai kita beranggapan bahwa dalam beragama Islam berbuat baik saja cukup. Toh, pada dasarnya semua agama sama, menyuruh berbuat baik dan melarang berbuat buruk. Mari kita bandingkan dua agama besar di dunia ini, antara Islam dan Kristen.

Mereka yang beragama Kristen menganjurkan berbuat baik sesama. Mereka juga bisa mengeluarkan sebagian dari harta mereka yang dalam agama Islam kita sebut infaq, sedekah, atau zakat. Mereka juga sering menolong orang yang membutuhkan pertolongan, juga masih banyak lagi amalan mereka yang  sifatnya baik serta larangan untuk tidak melakukan perbuatan- perbuatan yang tidak baik. Semua itu memang tidak ada bedanya dengan apa yang dianjurkan dalam agama Islam. Namun sebenarnya sangatlah jelas adanya perbedaan yang sangat mandasar dan besar diantara keduannya.


Pertama adalah kitab. Orang islam kitabnya Al-Qur’an, kitab yang sangat sempurna dijamin oleh Allah kemurniannya dan berlaku sampai akhir zaman. Sementara orang Kristen kitabnya Injil, yang disinyalir kitab yang sudah diubah dan tidak otentik lagi. Salah satu alasan mengapa seseorang pindah agama adalah karena kitab yang dianutnya tidaklah asli lagi karena sudah direvisi berkali- kali seperti buku, mungkin isi dari kitab mereka yang asli hanya sepuluh persen saja dan yang lain adalah penyimpangan dan tidak sesuai aslinya.



Kedua adalah rasulnya. Orang Islam rasulnya adalah Muhammad saw yang merupakan nabi akhir zaman dan rasul untuk seluruh umat dunia. Sementara orang Kristen rasulnya adalah Isa Almasih yang sebetulnya orang Islam sendiri mengakuinya sebagai Nabi Isa As selaku rasul Allah SWT yang diutus untuk mengajarkan agama tauhid untuk kaumnya. Sementara orang Kristen malah mengangkatnya menjadi anak Tuhan.

Ketiga adalah Tuhannya. Orang Islam Tuhannya adalah Allah SWT satu-satunya Tuhan yang wajib kita sembah dan pencipta seluruh isi bumi.  Tidak ada tuhan selain Allah, sang penguasa alam semesta. Sementara orang Kristen ajaran tauhidnya adalah Trinitas. Mereka menyandingkan Isa, roh kudus, dan Allah sebagai suatu kesatuan yang harus disembah. Ini adalah sesuatu yang sangat fatal yang menjadikan mereka menjadi golongan orang musyrik. Allah berfirman:


لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ ۖ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ

رَبِّي وَرَبَّكُمْ ۖ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَار


Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata:
"Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. Sangatlah jelas ayat di atas menjelaskan bahwa orang- orang yang menyebutkan Isa sebagai tuhan, mereka termasuk kafir. Mereka menyembah tidak hanya kepada Allah. Sementara menyembah kepada selain Allah. Dan menyembah kepada selain Allah adalah dosa besar dan tidak diampuni oleh Allah.

Lalu bagaimana jika mereka banyak melakukan amalan- amalan yang baik. Seperti membantu sesama , mereka sering mengeluarkan sebagian hartanya untuk menolong orang yang perlu ditolong. Bahkan sangat banyak kita lihat bahwa perbuatan mereka lebih Islami dari orang Islam sendiri. Tetapi bagaimana kata Allah ? Mereka tidak dapat mengambil sedikitpun manfaat dari apa yang mereka tanam di dunia. Begitulah Allah menjelaskan bagaimana murkanya jika kita menduakan Allah. Sangat besar sekali laknat Allah kepada hamba- hamba yang syirik terhadapnya. 


Maka sangat menakutkan bukan ? jika kita terlahir dari orang tua yang bukan muslim. Saat inilah kita bersyukur sudah berada dalam agama Islam dan bisa menikmati bagaimana indahnya Islam, tentu kita harus senantiasa bersyukur terhadap nikmat yang telah Allah limpahkan sebagaimana kita terlahir dari orang tua Islam juga dibakali dengan ajaran agama Islam.(Sri Rahayu/Eva)

Top Ad 728x90

Top Ad 728x90