Ads Header

Breaking News

10 Amalan Yang Dapat Meleburkan Dosa

Foto Google

DALAM kehidupan setiap manusia tidak terlepas dari kesalahan dan dosa, apak itu dosa yang besar maupun dosa yang kecil sekalipun. Namun sebaik-baik orang yang melakukan dosa adalah orang yang kembali ke jalan Tuhannya.

Kita perlu tahu bahwa, ada amalan-amalan yang bisa kita lakukan untuk meleburkan dosa-dosa yang pernah kita perbuat selama ini.

Berikut beberapa amalan yang dapat menghilangkan dosa

Pertama, Taubat. Hal ini telah disepakati oleh kaum muslimin, Allah SWT, telah berfirman. “Katakanlah: Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa-dosa, sesungguhnya Dia lah yang maha pengampun lagi maha penyayang.” (QS. Az Zumar: 53)

Kedua, Istighfar. Mohon ampunan kepada Allah SWT sebagaimana terdapat dalam hadits shahih, Nabi shallall ahualaihi wa sallam bersabda:

“Seandainya kamu sekalian tidak berbuat dosa sama sekali, niscaya Allah akan memusnahkan kalian.  Setelah itu Allah akan mengganti kalian dengan umat yang pernah berdosa. Kemudian mereka akan memohon ampunan kepada Allah (beristighfar) dan Allah pun pasti akan mengampuni mereka.” (HR. Muslim).

Ketiga, Melakukan amalan kebaikan. Kita juga dituntut untuk melakukan kebaikan tentang apapun itu.

Allah SWT telah berfirman :

“Dan dirikanlah Shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada sebahagian permulaan malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan dosa perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Huud: 114)

“Sesungguhnya ahklak yang baik itu mengahapus kesalahan (dosa) sebagaimana matahari mencairkan es, dan sesungguhnya ahklak yang buruk itu merusak amal baik sebagaimana cuka merusak madu.”

Keempat, Saling mendoakan sesama orang beriman. Seperti doa ketika melakukan shalat jenazah.

Dari ‘Aisyah dan Anas bin Malik Rasulullah bersabda:

“Tidaklah seorang mayit dishalati oleh sekelompok kaum muslimin yang jumlahnya hingga 100 orang, melainkan mereka semua akan memberikan syafa’at pada mayit tersebut.” (HR. Muslim dan Nasa’i).

Kelima, Syafaat Nabi pada (pelaku dosa besar ) di hari kiamat kelak.

“Syafa’atku di peruntukkan bagi pelaku dosa besar dari kalangan umatku.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad)
Keenam, Musibah di dunia.

“Tidaklah menimpa seorang mukmin berupa rasa sakit yang terus menerus, rasa capek, kekhawatiran pada pikiran sedih karena sesuatu yang hilang, kesusahan hati atau sesuatu yang menyakiti sampai pun duri yang menusuknya melainkan akan dihapuskan dosa-dosanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Tidaklah menimpa musibah kepada seorang mukmin laki-laki dan perempuan atas dirinya dan hartanya serta anak-anaknya sehingga ketika ia menjumpai Allah maka tidak adalagi kesalahan padanya.”

Ketujuh, Ujian di alam kubur.

“Sesungguhnya barang siapa yang memiliki keyakinan yang benar lalu dia berbuat dosa dan dia tidak sempat bertaubat di dunia, maka di azablah dia di Alam Barzah sampai ketika ia di ahari kiamat tidak ada lagi dosanya dan tidak pula ia ditanya tentang itu.”

Kedelapan, yaitu Penyakit.

Rasulullah shallallahualaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya penyakit itu membersihkan jasad dari dosa-dosa sebagaimana alat peniup pandai besi membersihkan karat dari besi.”

Imam Ali ar-Ridha berkata: “Sakit bagi orang mukmin merupakan penyucian (atas dosanya) dan juga rahmat. Tetapi bagi orang yang ingkar sakit adalah azah dan laknat dan sesungguhnya penyakit bagi orang mukmin adalah penghapus dosa.”

Sembilan, Berbakti dan Mendoakan Orangtua.

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah. Mengandungnya sampai menyapihnya adalah 30 bulan sehingga apabila ia telah dewasa dan umurnya sampai 40 tahun ia berdoa,”Ya Tuhanku tunjukilaha aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shaleh yang Engkau ridhai berilah kebaikan kepadaku dan kepada anak cucuku. Sesungguhnya  aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”

"Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka.” (QS. Al-Ahqaf: 15-16).

Kesepuluh, Memperbanyak Sujud

“Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan berkata, “Wahai Rasulullah telah banyak dosa-dosaku tapi sedikit amalku, maka Rasulullah pun bersabda, “Perbanyaklah sujud karena sujud itu menggugurkan dosa sebagaimana angin menggugurkan dedaunan dari pohon”.

Dan janganlah takut untuk memohon kepada Allah SWT terhadap semua dosa yang telah diperbuat. Sesunggguhnya Allah SWT maha pemaaf terhadap hamba-hamba NYA. [Eka Yuliastika]/Tek

Baca Juga :

Wanita Wajib Tau, Ini Penutup Aurat Yang di Anjurkan dalam Islam