Banda Aceh -- Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM UI), Fatimah Azzahra, menyampaikan kritik terhadap kondisi bangsa melalui sebuah analogi yang menarik perhatian publik.
Dalam penyampaiannya, Fatimah menggunakan analogi sel kanker untuk menggambarkan praktik kebijakan yang koruptif dan tidak tertata. Menurutnya, jika tidak ditangani secara tegas, kondisi tersebut dapat meluas dan merusak berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Analogi tersebut disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan latar belakang keilmuannya sebagai mahasiswa kedokteran.
Fatimah menilai bahwa evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemerintahan menjadi langkah penting untuk mencegah semakin meluasnya dampak negatif dari berbagai persoalan yang terjadi.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian luas di media sosial dan menuai beragam opini publik yang menilai kritik tersebut sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi bangsa dan jalannya pemerintahan. [Alya Israj Fathin]
