Banda Aceh – Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan publikasi Top 10 Akreditasi Unggul Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan indikator Sinta Score Overall, Prodi PMI UIN Ar-Raniry berhasil menempati posisi kedua nasional dengan skor 2.864.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa kualitas akademik Prodi PMI UIN Ar-Raniry mampu bersaing dengan berbagai perguruan tinggi Islam negeri ternama di Indonesia. Peringkat ini juga menjadi bukti bahwa pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik dan menghasilkan pengakuan di tingkat nasional.
Dalam daftar tersebut, posisi pertama ditempati oleh UIN Wali Songo Semarang dengan skor 4.992. Sementara posisi ketiga diraih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan skor 2.804. Persaingan nilai yang cukup ketat antara posisi kedua dan ketiga memperlihatkan tingginya kompetisi antarprogram studi PMI di lingkungan PTKIN.
Selanjutnya, peringkat keempat ditempati UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan skor 1.759. Posisi kelima diraih UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan skor 1.564, disusul UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di peringkat keenam dengan skor 1.088.
Sementara itu, UIN Raden Intan Lampung berada di posisi ketujuh dengan skor 904. Peringkat kedelapan ditempati UIN Mataram dengan skor 597. Selanjutnya, UIN KH Achmad Shiddiq Jember berada di posisi kesembilan dengan skor 555, dan posisi kesepuluh ditempati UIN Sultan Syarif Kasim Riau dengan skor 542.
Prestasi yang diraih Prodi PMI UIN Ar-Raniry memiliki arti penting bagi penguatan reputasi kampus di mata masyarakat. Peringkat nasional menjadi salah satu indikator yang menunjukkan bahwa sebuah program studi memiliki mutu pendidikan yang baik, tata kelola yang berjalan efektif, serta produktivitas akademik yang terus berkembang. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang pengembangan masyarakat Islam.
Selain itu, keberhasilan ini juga menjadi kebanggaan bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta alumni UIN Ar-Raniry. Capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika yang terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas kegiatan riset, dan menghadirkan pengabdian nyata di tengah masyarakat. [Muntazah]
