Pidie — Kue seupet khas Gampong Sanggeu menjadi salah satu jajanan yang selalu dinantikan masyarakat saat hari raya Idulfitri maupun iduladha. Meskipun bukan termasuk makanan tradisional khas daerah, namun kue ini sudah menjadi bagian penting dari suasana lebaran di Aceh, khususnya di Gampong Sanggeu.
Salah satu pembuat kue seupet terkenal di gampong tersebut, Buk Fauziah, mengatakan bahwa cita rasa khas kue buatannya berasal dari cara pengolahan yang masih menggunakan metode tradisional.
"kue seupet saya dibuat dengan cara tradisional, dimasak menggunakan sabut kelapa dan diolah dengan menggunakan bahan bahan dan pemanis alami dari gula asli. mungkin karna itu banyak konsumen yang suka", ujar buk fauziah
Menurutnya, penggunaan bahan alami dan proses pembuatan manual membuat aroma dan rasa kue seupet lebih harum dan renyah. Tak heran jika setiap menjelang lebaran, pesanan kue seupet milik Buk Fauziah selalu meningkat, bahkan hingga ke luar gampong.
Masyarakat menganggap kue seupet bukan hanya sekadar camilan, melainkan simbol kehangatan dan kebersamaan keluarga di hari raya. Dengan cita rasa manis yang pas dan aroma kelapa yang khas, kue seupet Sanggeu berhasil mempertahankan pesonanya di tengah banyaknya jajanan modern yang bermunculan. [Asyila Zakira]
