Asahan - Tingkat harga TBS kelapa sawit kembali menunjukkan penurunan, dengan nilai yang tercatat sekitar Rp 2.820 per kilogram untuk petani swadaya pada periode awal November 2025.
Penurunan ini terjadi meskipun harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar lebih stabil atau bahkan cenderung naik, yang memunculkan keluhan dari petani terhadap distribusi keuntungan yang tidak merata.
Para petani di Asahan menyebut bahwa faktor utama yang menyebabkan anjloknya harga TBS adalah tingginya pasokan buah, rendahnya mutu buah yang sampai ke pabrik pengolahan, serta pengaruh logistik dan jarak ke pabrik yang memperkecil margin keuntungan mereka. Situasi tersebut menimbulkan tekanan finansial bagi petani kecil, karena penghasilan mereka menjadi lebih rentan fluktuasi dan kurang dapat diprediksi. [Fahrezi Sitorus]
