Iklan

Iklan

Pentingnya Hipertensi Untuk Cegah Gagal Jantung

Yuharriska
11/15/20, 10:16 WIB Last Updated 2020-11-15T03:20:48Z


WASATHA.COM-Ternyata tekanan darah tinggi atau hipertensi sering disebut dengan silent killer? Kenapa disebut demikian?


Karena banyak penderita hipertensi tidak menyadari, mereka memiliki tekanan darah tinggi. Faktornya seringkali bergejala hipertensi tidak terlihat.


Hipertensi merupakan faktor risiko terhadap kerusakan organ penting seperti jantung, otak, ginjal, pembuluh darah besar (aorta), mata, dan pembuluh darah tepi.


Salah satu yang harus diwaspadai adalah terjadinya gagal jantung yang berujung pada kematian.


Berdasarkan riset Kesehatan Dasar 2018, di Indonesia prevalensi hipertensi tahun itu, berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk usia ≥ 18 tahun sebesar 34,1%.


Estimasi jumlah kasus hipertensi di Indonesia sebanyak 63.309.620 orang, sedangkan angka kematian akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian.


Hipertensi terjadi pada kelompok umur 31-44 tahun (31,6%), umur 45-54 tahun (45,3%), umur 55-64 tahun (55,2%).


Sebagai komitmen Bayer Indonesia mendukung Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (InaSH) dalam rangka Gerakan Peduli Hipertensi, menyuarakan agar pasien hipertensi tetap mengikuti proses pengobatan hipertensi, ternasuk selama pandemi COVID-19.


Pengolahan hipertensi merupakan komitmen seumur hidup yang memerlukan kepatuhan pasien, mengelola hipertensi dengan baik dapat mencegah terjadinya gagal jantung dan kematian.


Gagal jantung merupakan masalah yang terus berkembang di negara-negara Asia Tenggara, yang dipicu pertumbuhan penduduk yang pesat dengan faktor resiko gagal jantung khususnya hipertensi.


Data dari pengalaman klinis di Pusat Jantung Nasional dan beberapa pusat layanan jantung daerah di Indonesia menunjukkan, tingkat kematian akibat gagal jantung pada pasien yang dirawat di rumah sakit mencapai 6,7%.


Angka itu lebih tinggi dibandingkan estimasi tingkat kematian akibat gagal jantung di rumah sakit di kawasan Asia Pasifik dan Amerika Serikat (secara berturut-turut 4,8% dan 3,0%).


Bikin jantung bekerja labih besar
Dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP(K), spesialis jantung pembuluh darah RS Jantung Harapan Kita, dalam virtual Media Briefing Bayer Indonesia ‘Kelola Hipertensi, Cegah Jantung dan Kematian’ pada 12 November 2020, memaparkan materi terkait Hipertensi.


“ Gagal jantung merupakan kondisi kronis dan progresif jangka panjang yang cenderung memburuk secara bertahap yang disebabkan hipertensi. Hipertensi menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengakibatkan beban kerja jantung bertambah berat," kata Dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro.


Diketahui, penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan hipertensi itu, akan menyebabkan dinding ruang pompa jantung menebal (left ventricular hypertrophy) dan dalam jangka panjang akan meningkatkan risiko gagal jantung.


Untuk memompa darah melawan tekanan yang lebih tinggi di pembuluh, jantung harus bekerja lebih keras sehingga terjadi penyempitan arteri sehingga darah lebih sulit mengalir dengan lancar ke seluruh tubuh.[Sumber Dream.co.id]




Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pentingnya Hipertensi Untuk Cegah Gagal Jantung

Terkini

Topik Populer

Iklan