Headlines
Loading...
  Teliti Tentang Pendidikan Karakter di Boarding School,  Muhammad Iqbal Raih Gelar Doktor

Teliti Tentang Pendidikan Karakter di Boarding School, Muhammad Iqbal Raih Gelar Doktor



WASATHA.COM, Banda Aceh, Pascasarjana UIN Ar-Raniry  kembali melaksanakan sidang terbuka dalam rangka promosi Doktor semester genap 2019/2020.

Sidang Promosi kali ini atas nama Muhammad Iqbal, mahasiswa Doktoral Program Studi S-3 Pendidikan Agama Islam (PAI). Muhammad Iqbal telah ditetapkan sebagai lulusan Doktor ke-68 Program Studi S-3 PAI dan Doktor ke 125 Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh. 

“Sidang berjalan dengan baik dan lancar dengan tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai instruksi pemerintah pada masa covid-19”, sebut Yusra Jamali Ketua Prodi PAI, Selasa, (30/06) di aula Pascasarjana, kampus setempat.

Muhammad Iqbal, mengajukan disertasi “Penguatan Pendidikan Karakter Pada Sekolah Berbasis Boarding School Di Kota Lhokseumawe,".

Pembinaan karakter bagi siswa di boarding school, lebih mudah terbentuk dan diterapkan karena guru dan siswa berada dalam satu lokasi dalam waktu yang lama, penerapan materi dan kurikulum yang berbasis karakter dapat berlangsung secara simultan dan berkelanjutan.

 “Jika ada program dan kegiatan yang perlu evaluasi, maka dapat dilakukan setiap saat, dan menjadi salah satu keunggulan pendidikan di boarding school," sebutnya. 

Promovendus menambahkan, ada empat karakter sebagai penguatan bagi santri, yaitu karakter religius, nasionalis, kemandirian dan integritas, masing-masing karakter sudah diterapkan dan menjadi kurikulum yang diterapkan di boarding school. 

Hal ini dapat terlaksana secara konsisten dan senantiasa berjalan, karena adanya komunikasi dialogis dengan pimpinan, dewan guru, siswa dan orangtua siswa. Penguatan karakter bagi santri menjadi tujuan dan hanya dapat dilakukan secara bersama-sama termasuk orang tua santri. 

Dalam disertasinya, karakter nasionalisme dianggap telah menjadi perhatian serius dalam pembinaan santri di boarding school.

“Selain kegiatan rutin sekolah, juga dilakukan kegiatan pembekalan dan pembinaan  kesadaran berbangsa dan cinta tanah air," sebut Iqbal.

Majelis sidang terdiri dari Prof. Dr. Warul Walidin. AK, MA, Prof. Dr. Mukhsin Nyak Umar, MA. selaku sekretaris, Prof. Dr. Jamaluddin Idris, M. Ed dan Prof. Dr. Murniati, M. Pd masing-masing sebagai promotor, dan Prof. Dr. M. Hasbi Amiruddin, MA, Prof. Dr. Azman Ismail, MA, Dr. Syabuddin Gade, M. Ag dan, Dr. Salami, MA, sebagai penguji, kata Yusra.

Dr. Muhammad Iqbal, M. Ag, saat ini tercatat sebagai dosen tetap di Universitas Al-Muslim, Peusangan-Bireuen. Keluarga dan sahabat-sahabatnya yang turut mendampingi memperlihatkan rasa gembira dan terharu atas keberhasilan meraih Doktor di usia 40 tahun. [ ]

0 Comments: