Johansyah mengatakan, sebelum terjun ke dunia usaha, ia sempat mencoba bekerja di kantor. Namun, keinginannya untuk mandiri mendorongnya memilih jalur wirausaha. Berbekal pengalaman selama tiga tahun belajar dari abang iparnya di Langsa, ia membuka cabang Ice Cream Bang Jo di depan Pascasarjana UIN Ar-Raniry pada 14 Januari 2025.
Usaha tersebut merupakan pengembangan dari cabang utama di Kota Langsa yang telah berdiri sejak tahun 2004. Menurut Johansyah, kawasan kampus dipilih karena memiliki potensi pasar yang besar, terutama dari kalangan mahasiswa yang membutuhkan jajanan segar dengan harga terjangkau.
Ia menyadari bahwa mahasiswa sangat mempertimbangkan harga saat membeli makanan atau minuman. Karena itu, ia berupaya menjaga harga produknya tetap terjangkau tanpa mengurangi kualitas.
Dalam menjalankan usaha, Johansyah mengaku menghadapi berbagai tantangan. Penjualan biasanya menurun saat musim hujan maupun ketika masa libur perkuliahan karena jumlah mahasiswa di kawasan kampus berkurang. Selain itu, kenaikan harga bahan baku juga menjadi kendala yang kerap dihadapi.
Meski demikian, ia memilih untuk tetap mempertahankan harga jual ketika biaya produksi meningkat, termasuk setelah Lebaran. Langkah tersebut dilakukan agar produknya tetap dapat dijangkau oleh pelanggan, khususnya mahasiswa.
Menurutnya, keberlangsungan usaha sangat dipengaruhi oleh pola pikir dan kemauan untuk terus berusaha. Karena itu, berbagai tantangan yang muncul tidak menyurutkan semangatnya untuk mengembangkan bisnis.
Johansyah juga menjelaskan bahwa sebelum menentukan menu utama, ia telah mencoba berbagai jenis buah sebagai bahan dasar es krim. Dari berbagai percobaan tersebut, durian dan alpukat dinilai paling cocok untuk menghasilkan cita rasa yang baik.
Meski es krim durian memiliki daya tarik tersendiri, ia mengungkapkan bahwa varian alpukat justru menjadi menu yang paling diminati pelanggan. Dengan menggunakan buah asli sebagai bahan utama, seluruh porsi es krim yang diproduksi umumnya habis terjual setiap hari.
Ke depan, Johansyah berharap dapat terus menjaga kualitas dan cita rasa produknya. Ia juga berencana mengembangkan usaha dengan membuka cabang-cabang baru sehingga dapat menjangkau lebih banyak pelanggan dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Bagi generasi muda yang ingin memulai usaha, ia berpesan agar tetap rajin, mampu membaca peluang pasar, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan. [Nora Hasrita]
