Terkuak Mitos Covid-19, Ini Fakta Sebenarnya!

Share:


Selain "jangan panic buying" kita juga "jangan panik menyikapi." Karena banyak mitos-mitos yang menyebar di lingkungan sekitar dan media sosial tentunya.

                                  Rouzatul Jannah 

Wabah Covid-19 atau yang lebih dikenal Corona Virus merupakan topik perbincangan paling trending saat ini dengan hastag CoronaIndonesia atau Covid-19. Kemana saja, situs apa saja yang kita buka pasti itu yang terlihat.

Semua kalangan dibuat panik oleh wabah ini, baik masyarakat, pemerintah, tenaga kesehatan, pelajar bahkan hingga anak-anak playground. Selain kepanikan, Covid-19 ini juga menimbulkan rasa ketidaknyamanan seseorang terhadap lingkungan sekitar atau ketidaknyamanan terhadap aktivitasnya.

Mengingat penularan Covid-19 sangat mudah, maka timbullah pemahaman-pemahaman yang salah, sehingga menimbulkan berbagai macam argumen yang salah (Mitos).

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah mengklarifikasi berbagai macam mitos terkait wabah Covid-19 baik cara mencegahnya (mengobatinya) dan cara penularannya.

Dari segi mitosnya banyak beredar argumen bahwa Covid-19 dapat dicegah atau diobati antara lain mengonsumsi bawang putih, menggunakan vaksin pneumonia, iklim cuaca panas atau lembab, menyemprotkan, menggunakan lampu UV untuk mensterilkan tangan, menggunakan pengering tangan, mengonsumsi obat antibiotik, mandi air panas, menggunakan air garam dan salju.

Faktanya belum ada obat yang dinyatakan mampu mencegah atau mengobati orang yang terkena Covid-19.

WHO menyatakan "Sampai saat ini belum ada obat khusus yang direkomendasikan untuk pencegahan atau pengobatan Corona Virus baru (Covid-19). Namun mereka yang terkena virus harus menjalani perawatan yang tepat untuk meredam dan mengobati."

Disisi lain juga beredar mitos tentang penularan Covid-19 melalui sesuatu yang ada di sekitar kita. Namun WHO telah mengklarifikasi berdasarkan fakta yang sebenarnya.

Corona Virus dapat menular lewat gigitan nyamuk. Faktanya Corona Virus tidak menular lewat gigitan nyamuk.

Corona Virus menular lewat hewan peliharaan. Faktanya Corona Virus tida menular lewat hewan peliharaan.

Corona Virus cenderung menyerang (menginfeksi) orang tua. Faktanya Corona Virus dapat menginfeksi orang disegala usia.

Alat pendeteksi suhu cukup untuk mendeteksi Corona Virus. Faktanya alat pendeteksi suhu badan hanya bisa mendeteksi Corona, jika yang terinfeksi demam. Namun interval waktu seseorang terinveksi hingga demam adalah 2-10 hari.

Nah, itu dia mitos dan fakta terkait Covid-19. Selain "jangan panic buying" kita juga "jangan panik menyikapi". Karena banyak mitos-mitos yang menyebar di lingkungan sekitar dan media tentunya. Stay Safe and healthy. [Rouzatul Jannah, Mahasiswi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Islam Negeri Ar-Raniry].


BACA JUGA:
Corona Tanpa Vaksin, Bagai Ambulan Tanpa Uwiw-Uwiw
Imbas Covid-19 Sejumlah Tempat Wisata Ditutup

No comments