Headlines
Loading...




Foto: Tribunnews.com

Jika anda berkunjung ke Banda Aceh maka menjadi suatu hal yang wajib bagi anda untuk mengunjungi Masjid Raya Baiturahman. Masjid Raya Baiturahman merupakan salah satu situs bersejarah yang telah ada sejak era kejayaan Kesultanan Aceh dan bertahan hingga saat ini. Masjid ini telah melalui berbagai hal, mulai dari tragedy pembakaran oleh kolonia Belanda tahun 1873 hingga hantaman tsunami di akhir 2004. Saat gelombang tsunami setinggi 2 meter menghantam pesisir Banda Aceh pada 26 Desember 2004, mesjid ini termasuk bangunan yang selamat meski terjadi kerusakan di beberapa bagian mesjid.
Masjid yang indah dan megah ini terletak tepat di jantung Kota Banda Aceh dan menjadi titik pusak dari segala kegiatan di Aceh. Masjid yang megah ini hampir menyerupai Masjid Nabawi di Madinah, karena memiliki 12 payung raksasa. Meski belum sepenuhnya siap, kehadiran payung elektrik ini menjadi daya tarik bagi wisatawan. Wisatawan dapat berfoto selfi dan wisatawan bisa berteduh di bawahnya untuk menghilangkan sidikit rasa penat. Menjelang sore atau siang hari, beberapa payung dibiarkan mengembang. Anak-anak kecil mengaji pada sore hari di bawah payung raksasa nan megah itu. Ketika malam tiba akan tampak gemerlap lampu kerlap-kerlip di antara payung-payung dan air panjur yang terletak di halaman Masjid Raya Baiturrahman. Jika kita memandang kolom yang di kelilingi oleh lampu kerlap-kerlip maka air panjur itu menyerupai bentuk sajadah yang terlentang . SUBAHANALLAH begitu indahnya pesona Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh. Tak perlu jauh-jauh lagi ke Madinah untuk merasakan pesona payung raksasa yang megah , karena sekarang di Masjid Raya Baiturahman Banda Aceh juga memiliki payung raksasa walaupun hanya 12 payung.

0 Comments: