Empat Hal Tantangan Dalam Mengatur Waktu

Share:
Foto : Beritagar.id


WASATHA.COM, Banda Aceh, - Berbicara mengenai waktu pastinya akan teringat segala sesuatu yang telah di kerjakan atau pun yang belum di kerjakan. Pada dasarnya pengertian waktu adalah serangkaian yang telah berlalu, sekarang dan yang akan datang.

Sedangkan dalam Islam istilah waktu itu sangat berharga, waktu di ibaratkan sebagai pedang maka jika kamu tidak menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya maka pedang itu akan menebas dirimu sendiri.

Jutaan orang tidak menyadari bahwa telah melakukan pembagian waktu yang salah, banyak hal yang harus segera dikerjakan tapi malah disepelekan. Dengan begitu kita harus mengerti hal-hal apa saja yang sering salah dilakukan dalam mengatur waktu.

Berikut adalah empat hal yang setiap hari dan sering menjadi tantangan bagi kita dalam mengatur waktu menurut Seven R. Covey, yaitu :

Pertama, Hal Penting dan Mendesak

Dalam hal ini banyak orang yang menyepelekan hal-hal penting dalam kehidupannya, segala hal yang penting sering ditinggalakn dan di kerjakan ketika waktunya sudah mepet. Kondisi ini adalah kondisi yang amat buruk jika di terapkan dan akan menimbulkan hasil yang tidak maksimal. Sebaiknya kamu keluar dari zona pemikiran seperti ini jika tidak ingin hasil yang kamu peroleh dapat sempurna.

Kedua, Hal Penting Tetapi Tidak Mendesak

Jika kamu ada di dalam tahap ini, maka kamu berada lebih tinggi dari yang pertama, yakni kamu lebih bijaksana dalam mengatur waktu. Seperti halnya tugas yang harus di selesaikan dalam waktu sebulan, tapi kamu sudah menyelesaikannya dalam kegiatan harian. Maka kamu akan memperoleh hasil yang maksimal dan tidak merasa terbebani dalam kehidupan. Tahap ini merupakan tahap yang harus dijadikan dalam kebiasaan kita semua.

Ketiga, Tidak Penting dan Tidak Mendesak

Nah, dalam tahap ini kamu harus bisa memilih mana kerjaan yang harus ditinggalkan dan yang memang tidak penting untuk dikerjakan. Contohnya seperti kawan yang mengajak kamu jalan-jalan di saat kamu harus belajar untuk ujian. Maka kamu harus bisa bersikap cerdas sehingga tidak tertarik dengan ajakan tersebut, tanamkan pada diri jika masih bisa jalan-jalan ketika sudah selesai ujian.

Keempat, Tidak Penting dan Mendesak

Pada tahap ini adalah tahap yang terkadang semua orang terkecoh untuk melakukan secara tidak sadar, seperti halnya ajakan kawan untuk ngumpul bersama dan mungkin jarang ada waktu untuk ngumpul, dan kamu terdesak untuk pergi sedangkan masih ada tugas yang harus dikerjakan yang lebih penting.

Nah, untuk tahap pembagian waktu 1, 3, dan 4 sebaiknya harus bisa dipikir-pikir dulu untuk melakukannya. Fokus saja pada bagian 2 yang menggunakan waktu kepada hal-hal yang penting saja dan tidak mendesak.

No comments