Shalat Idul Fitri di Lapangan Tugu, Dewan Imam Australia: Aceh harus Berjihad untuk Kesejahteraan

Share:

"Ramadhan itu mengajarkan tiga aspek salah satunya adalah berjihad. Kita tidak perlu berjihad angkat senjata, kita perlu berjihad membangun sistem bagi terciptanya tatanan ekonomi, sosial dan politik yang berlandaskan ketaatan kepada Allah Subhanahu wata'ala,"


Dr Teuku Chalidin Yacob [peci hitam berkacamata] bersalaman bersama jamaah shalat Idul Fitri [FOTO: WASATHA.COM]


WASATHA.COM, Banda Aceh - Founder Ashabul Kahfi Center Australia, Dr Teuku Chalidin Yacob yang menjadi Khatib Shalat Idul Fitri di Lapagan Tugu Darussalam, Banda Aceh, Rabu (5/6/2019) mengajak eleman masyarakat Aceh berjihad untuk terus meningkatkan sistem kesejahteraan sosial, ekonomi dan politik  bermartabat bagi bangsa ini.

Ia menegaskan hal itu, karena menurutnya Ramadhan yang telah berlalu mengajarkan tiga hal bagi orang beriman, salah satunya adalah berjihad.

"Ramadhan itu mengajarkan tiga aspek salah satunya adalah berjihad. Kita tidak perlu berjihad angkat senjata, kita perlu berjihad membangun sistem bagi terciptanya tatanan ekonomi, sosial dan politik yang berlandaskan ketaatan kepada Allah Subhanahu wata'ala," katanya.

Menurut anggota dewan imam nasional Australia ini, Ramadhan mengajarkan umat untuk berpendidikan, berakhlak memaafkan, dan berjihad di jalan Allah Swt.

"Jangan sampai Aceh yang telah mendapat predikat daerah yang melaksanakan syariat islam tetapi tidak memberikan garansi  bagi kemaslahatan umat islam," katanya.

Dikatakannya, prinsip kemaafan dalam pendidikan Ramadhan telah dicontohkan oleh saudara muslim di New Zealand. Di saat mereka ditembaki membabi buta oleh teroris, muslimin di New Zealand rela memaafkan dan mendoakan agar pelaku mendapat hidayah.

Seribuan lebih warga Darussalam, khususnya warga Kopelma, hadir dalam shalat Idul Fitri di lapangan Tugu Darusalam.

Usai khutbah, Teuku Chalidin Yacob yang juga alumnus Unsyiah tahun 1980 ini bersalaman dengan para jamaah shalat, para dosen baik dari Unsyiah maupun UIN Ar-Raniry.

Terlihat juga Rektor Unsyiah Prof Dr Ir Syamsul Rizal, M.Eng menyalami dan berbincang bersama Teuku Chalidin Yacob. []


No comments