Konsekuensi Berfatwa Tanpa Ilmu

Share:


WASATHA.COM - Sebagai seorang muslim sudah sepatutnya kita harus berhati-hati dalam hidup, termasuk salah satunya  dalam berfatwa. Betapa banyak diluar sana kita jumpa orang yang dengan gampang dan simple menjawab persoalan agama menurut pandangan dia seorang.

Melontarkan jawaban dengan mudahnya tanpa memikirkan konsekuensi daripada sebuah jawaban dari pertanyaan yang ia dapat dari orang lain.

Jangan pernah coba untuk dengan mudahnya menjawab semua pertanyaan yang engkau sendiri bahkan tak tahu jawabannya, dan engkau jawab sesuka hatimu saja.

Jangan pula merasa malu untuk mengatakan "saya tidak tahu" jika memang kita tidak mengetahui hukum atau permasalahannya.

Rasulullah bersabda yang maknanya "Barangsiapa berfatwa atau menyampaikan hukum agama Tanpa didasari ilmu yang benar maka dia akan dilaknat oleh para malaikat yang berada di langit dan di bumi." (Diriwayatkan oleh al-Hafiz Ibn Asakir dalam kitabnya Tarikh Ibn Asakir, 52/20)

Sebagaimana pula salah seorang sahabat Rasulullah , yaitu Sayyiduna Ali Ibn Abi Tholib berkata "Alangkah tenangnya hatiku ketika aku ditanya tentang sesuatu yang tidak ku ketahui, lalu aku jawab" Aku tidak tahu (la adri). " (Diriwayatkan oleh al-Hafiz Ibn Hajar al-Asqalani).

Bila sudah seperti ini, masihkah kita ingin berfatwa sesuka hati mengenai sebuah hukum atau permasalahan yang bahkan kita sendiri tak tahu.

Bahkan seorang yang alim seperti Sayyiduna Ali saja tak malu untuk menjawab "Saya tidak tahu". Bagaimana dengan kita yang bahkan ilmu kita pun masih sangat jauh dari beliau.

Semoga Allah jadikan kita orang-orang yang Allah berkahi hidupnya dan dipermudahkan jalannya untuk mendapatkan ilmu yang bersanad hingga ke Rasulullah. [Ayi]

No comments