Mengintai Lailatul Qadar

Abizal M Yati

BERTEMU Lailatul Qadar menjadi impian setiap mukmin yang gemar beramal shaleh, malam yang penuh berkah tersebut akan hadir diantara malam 10 akhir Ramadhan.

Rasulullah SAW bersabda: intailah oleh kalian akan Lailatul Qadar pada sepuluh terakhir, yaitu pada malam ganjil (HR. Bukhari).

Sudah dipastikan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada salah satu malam sepuluh terakhir sesui isyarat Rasulullah tersebut, tentunya ini menjadi keistimewaan yang sangat luar biasa bagi seseorang yang bersungguh-sungguh beribadah setiap malam pada 10 akhir Ramadhan.

Mereka mengintai kehadiran Lailatul Qadar dengan cara beribadah setiap malam baik shalat taraweh, qiyamul lail, berzikir, membaca Al-Quran atau amal shaleh lainnya, dengan demikian sudah dipastikan akan dapat bertemu dengan Lailatul Qadar.

Amat besar keberuntungan bagi yang dapat bertemu dan beribadah pada malam Lailatul Qadar di mana Allah melipatkan gandakan usia manusia pada malam tersebut bagaikan beribadah seribu bulan atau lebih kurang 83 tahun (Lihat Surat AL-Qadar: 2-3).

Lailatul Qadar kado istimewa bagi umat Islam, mengingat usia umat Islam sangat pendek bila dibandingkan usia umat nabi terdahulu.

Rasulullah bersabda: umur umatku berkisar rata-rata 60-70 tahun, hanya sedikit yang melewati batas tersebut (HR. Tirmizi). Sementara umur umat terdahulu mencapai ratusan tahun bahkan hingga seribu tahun.

Tentunya hal ini  membuat Nabi Muhammad menjadi cemas, maka Allah berikan Lailatul Qadar untuk menandingi usia umat terdahulu.

Pada malam ini Allah turunkan malaikat dari langit sehingga bumi dipenuhi oleh Makaikat, Allah tuliskan takdir manusia (hidup, mati, kebahagiaan, kesengsaraan dan sebagainya), Alah menurunkan rahmat-Nya, mengampuni dosa-dosa hamba-Nya, Rasulullah bersabda:

"Barangsiapa yang mendirikan shalat pada malam Lailatul Qadar dengan penuh iman dan ikhlas maka akan diampunkan dosanya yang telah berlalu." (Muttafaqun Alaih).

Tentu ini malam kemuliaan yg sangat luar biasa yang dinantikan oleh orang-orang beriman.

Rasulullah menyebutkan tanda-tanda malam Lailatul Qadar: Malam Lailatul Qadar matahari yang terbit di pagi harinya tidak memiliki cahaya yang terang/redup (HR. Muslim).

Malam Lailatul Qadar hati terasa lapang, cuaca tidak panas dan tidak pula dingin (Shahih Ibnu Khuzaimah), malam  tersebut tidak muncul bintang (HR. Thabrani)

Mari kita terus intai akan malam yang penuh berkah ini sehingga memperoleh akan kebaikannya. [Abizal M Yati adalah dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-RANIRY]
Mengintai Lailatul Qadar Mengintai Lailatul Qadar Reviewed by WASATHA on Juni 07, 2018 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.