Ads Header

Breaking News

Puasa, Solusi Ampuh Melatih Kejujuran

PERNAHKAH kita terpikir? Bahwa dunia seoalah-olah mengajarkan kita menjadi makhluk yang materialis, yang selalu mementingkan kesenangan dan kehidupan didunia semata, tanpa memperdulikan nilai-nilai kebaikan dan melaksanakan kewajiban yang telah diperintahkan Allah SWT.

Kejujuran pun hilang seketika, dikarenakan orang tidak memperhatikan kredibilitasnya. Kejujuran menjadi sesuatu yang langka dari pergaulan sosial.

Banyak kita dapati sekarang para tikus berdasi yang berjalan dengan santai dan penuh senyum ketika diberitakan. Tanpa adanya rasa takut kehilangan kredibitasnya seoarang wakil rakyat.

Tak hanya itu, bahkan di semua kalangan sering kita jumpai nilai kejujuran mulai hilang.

Seperti yang dikatakan dalam buku karangan Ahmad Rifa’I Rif’an, ungakapan sesat akan muncul dari orang-orang yang materialis “Mencari yang haram saja sulit, apalagi yang halal. Yang jujur akan terbujur, yang lurus akan kurus, yang ikhlas akan tergilas.”




Asy-Syuyuti pernah meriwayatkan, bahwa Rasulullah bersabda: “Pada hari kiamat akan di datangkan orang-orang yang membawa kebaikan laksana gunung Tihamah. Tetapi Allah menjadikannya bagai debu yang berterbangan lalu mereka dilemparkankan kedalam  neraka. “seseorang bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana itu bisa terjadi?” 

Rasulullah menjawab, “mereka dahulu adalah orang-orang yang rajin mngerjakan shalat, berpuasa, mengeluarkan zakat, menunaikan haji, dan lain-lain dari amal kebajikan. Namun demikian , ketika disodorkan kepada mereka harta yang haram, mereka mau mengambilnya, maka Allah pun menghapus amalan mereka.”

Untuk mengatasi hal yang sedemikian rupa, tidaklah perlu metode khusus untuk menanganinya, cukuplah dengan berpuasa saja. Karena, puasa merupakan ibadah yang paling ampuh untuk melatih kejujuran.

Puasa melatih manusia untuk senantiasa menyadari kehadiran tuhan dalam setiap detik hembusan nafasnya. Dengan berpuasa kita juga dilatih untuk menyadari bahwa segala aktivitas yang kita lakukan akan selalu diawasi oleh Allah dan akan dicatat oleh tentara Allah SWT. [Teuku]/Dhi