Iklan

Iklan

Penelitian: Strategi Komunikasi FKUB Aceh Efektif Tekan Stereotip Intoleran

2/02/26, 12:02 WIB Last Updated 2026-02-02T09:58:49Z

Wildia Ulfita Ladayani (tengah) usai mempresentasikan penelitiannya di Aula FDK UIN Ar-Raniry Banda Aceh, pada Senin (02/02/2026). (Foto: Agamna Azka/Wasatha.com).

Banda Aceh - Aceh kerap menempati posisi terbawah dalam indeks toleransi yang dirilis Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kementerian Agama (Kemenag) sejak 2007. Namun, hal tersebut tidak sejalan dengan fakta, masyarakat antaragama tidak mengalami gangguan dalam menjalani kehidupan sosial di Aceh.


Hal ini disampaikan Wildia Ulfita Ladayani, mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), saat memaparkan hasil sidang munaqasyah di Aula Fakultas Dakwah (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, pada Senin (02/02/2025).


"Stereotip intoleran antaragama di Aceh telah membuat kerugian bagi Aceh terutama dalam bidang investasi dan parawisata. Padahal Aceh dari kaya sumberdaya alam dan parawisata," ujar Wildia


Melalui penelitiannya yang berjudul “Strategi Komunikasi FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama, red) Aceh dalam Menghadapi Stereotip Intoleran terhadap Agama Selain Islam”, Wildia menilai bahwa strategi komunikasi FKUB Aceh telah berjalan efektif dalam menekan sikap intoleran. 


"FKUB Aceh pernah menggelar penguatan dialog lintas agama secara berkelanjutan, keterlibatan bersama dalam kegiatan sosial keagamaan, pendekatan persuasif kepada masyarakat, serta advokasi kebijakan yang berpihak pada penguatan kerukunan," tambah Wildia. 


Sementara itu, Sekretaris FKUB Aceh, Hasan Basri M. Nur, menyatakan bahwa langkah-langkah tersebut sejatinya telah lama dijalankan oleh FKUB Aceh. Namun, hasil dari berbagai upaya tersebut belum banyak tersampaikan ke publik secara luas.


“Berdasarkan temuan dan pengalaman FKUB, relasi sosial antarumat beragama di Aceh berlangsung dalam suasana yang relatif harmonis dan toleran,” pungkas Hasan Basri. [Agamna Azka]

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Penelitian: Strategi Komunikasi FKUB Aceh Efektif Tekan Stereotip Intoleran

Terkini

Topik Populer

Iklan