Iklan

Iklan

MPA Gelar Rakor dengan MPD se Aceh

11/09/21, 09:24 WIB Last Updated 2021-11-09T02:24:32Z



WASATHA.COM,
Banda Aceh -  Majelis Pendidikan Aceh (MPA) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan segenap MPD Kabupaten/Kota se-Aceh, mulai tanggal 9 hingga 10 November di Hotel Kriyad Banda Aceh.

 

Adapun tujuan diadakan Rakor tersebut dalam rangka memperkuat keistimewaan Aceh dan respon terhadap pembelajaran masa pandemi Covid-19.

 

“Tujuan Rakor ini dilakukan untuk mensosialisasikan kembali peran dan fungsi MPA kepada para pemangku kepentingan pendidikan di Aceh.  Memberikan  informasi  tentang  perkembangan  pendidikan  di  Aceh, tentang isu-isu pendidikan dan tantangan  yang  dihadapi  oleh  pemerintah  daerah dan  masyarakat  dalam proses belajar di era new normal. Membangun sinergitas antara MPA dan MPD serta pemangku kepentingan pendidikan tentang permasalahan issu issu pendidikan di era new normal dan upaya pemecahan masalah melalui berbagai alternatif kebijakan yang akan disampaikan kepada Pemerintah Daerah, ujar Ketua MPA, Prof Abdi A Wahab dalam pembukaan acara itu , Senin (9/11/2020).

 

MPA setiap tahun perlu menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Pendidikan yang melibatkan seluruh anggota MPA  dan pemangku kepentingan terkait Se-Aceh. Pertimbangan lain yang mendasari perlunya pelaksanaan rapat koordinasi ini dilaksanakan adalah bahwa di dalam struktur perencanaan pembangunan nasional,  pendidikan merupakan fungsi yang mempunyai banyak dimensi dan berkaitan dengan bidang-bidang lain, yang ditangani bersama oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

 

Prof Abdi A Wahab menyebutkan bahwa semua pemangku kepentingan terkait  khususnya Dinas Pendidikan Aceh, Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Kanwil Kemenag Aceh, MPD Kabupaten/Kota, perlu diajak serta untuk memikirkan penyusunan, implementasi, dan evaluasi kebijakan pembangunan pendidikan Aceh. Keberhasilan MPA dalam menjalankan peran dan fungsinya sangat  tergantung pada dukungan dan kerjasama dengan berbagai pihak sebagaimana disebutkan di atas.

 

“Dalam rapat koordinasi ini akan membahas isu tentang kurikulum Aceh, sinirgitas antara lembaga pendidikan dalam mengatasi learning loss dan isu mengenai perlu adanya pendampingan penggunaan ICT bagi guru-guru SD/sederajat dan SMP/sederajat dalam menghadapi new normal. Bagaimana pun ketiga isu ini penting untuk dibahas mengingat seperti Kurikulum Aceh sudah beberapa tahun berjalan namun belum maksimal. Selanjutnya masa pandemi juga menyebabkan pergeseran proses pembelajaran yang berlangsung terutama penggunaan ICT dalam pembelajaran yang menjadi kian penting dilaksanakan oleh guru, akan tetapi faktanya guru-guru (SD/sederajat dan SMP/Sederajat) masih kesulitan dalam pemanfaatan tersebut sehingga perlu dilakukan pendampingan.” Ujar Teuku Mirzuan.

 

Menurut Mirzuan, pada masa pandemi seperti ini, selain siswa menyebabkan kehilangan belajar, kadang-kadang anak melaksanakan proses pembelajaran, akan tetapi hati dan perasanaan mereka tidak sedang melaksanakan proses pembelajaran tersebut. Melalui rapat koordinasi ini diharapkan  terwujudnya sinkronisasi dan harmonisasi  langkah  dalam  rangka  membangun  pendidikan  Aceh  yang lebih bermutu dan terjangkau terutama dalam optimalisasikan proses pembelajaran di masa new normal.

 

Rakor MPA kali ini, mengusung tema “Mengoptimalisasikan sinergitas MPA, MPD dan pemangku kepentingan dalam upaya peningkatan proses pembelajaran di era new normal”.

 

Hari kedua rakor akan membahas beberapa materi penting dalam sidang pleno, dengan menghadirkan narasumber mantan kepala Dinas Pendidikan Aceh, Laisan. Hadir juga Profesor Eka Sri Mulyani dan Dr Ismul Huda, yang akan membahas tentang Learning Loss dan pendampingan penggunaan ICT bagi Guru SD/MI/SMP/MTs dalam pembelajaran era new normal covid-19.

 

Peserta yang hadir terdiri dari pengurus Majelis Pendidikan Aceh (MPA), Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten/Kota se Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Biro Isra Setda Aceh, Kepala Kanwil Kemenag Aceh. Kepala Bappeda Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Dekan FKIP Unsyiah, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Ar- Raniry dan kepala sekretariat Majelis Pendidikan Aceh.

 

Tindak lanjut dari RAKOR ini adalah penyusunan pertimbangan (rekomendasi) untuk Pemerintah Aceh berkenaan dengan langkah-langkah yang perlu ditempuh menghadapi isu-isu aktual di bidang kurikulum Aceh, sinergitas dan pendampingan penggunaan ICT bagi guru sekolah dasar. []

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • MPA Gelar Rakor dengan MPD se Aceh

Terkini

Topik Populer

Iklan