Iklan

Iklan

Jamaah Muslimin Kutuk Pemandi Jenazah Muslimah di RSUD Djasamen Saragih

9/27/20, 22:27 WIB Last Updated 2020-09-27T16:06:37Z



WASATHA.COM,  JAKARTA – Jamaah Muslimin (Hizbullah) mengutuk perilaku biadab 4 oknum pemandi jenazah muslimah di RSUD Djasamen Saragih, Sumatera Utara. Hizbullah meminta apara penegak hukum menindak tegas pelaku yang telah melanggar etika agama dan kemanusiaan.


Imam Jamaah Muslimin (Hizbullah) KH Yakhsyallah Mansur, MA meminta pemerintah menindak tegas 4 oknum petugas pemandi jenazah di Rumah Sakit tersebut. Semua elemen masyarakat diimbau  tidak terpancing tetapi terus mengawal kasus ini agar tidak terulang di kemudian hari.


“Umat Islam jangan terpancing dan mendoakan pelaku dikutuk Allah bila tidak segera bertaubat,” katanya, Ahad (27/9).


Meski pihak Rumah Sakit dan 4 pelaku pemandi jenazah itu telah meminta maaf, namun kata Yakhsyallah Mansur, harus ada jaminan resmi agar kasus ini  tidak terulang.


“Kami turut mendoakan agar keluarga yang mendapat musibah tidak mengenakan ini diberi kesabaran oleh Allah dan diganti kesabarannya dengan yang lebih baik dan almarhumah diampuni dosanya dan diterima amalannya dan dimasukan ke dalam surga,” ujar Yakhsyallah Mansur.


Kasus dugaan pelanggaran syariat Islam berawal dari video Fauzi yang tersebar di media social. Video itu pun kemudian viral.


Fauzi keberataan atas tindakan tim medis RSUD Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar. Saat itu istrinya meninggal, tapi belum dinyatakan akibat corona.


Kemudian empat pria petugas medis langsung memandikan jasad istrinya. Tindakan ini menyulut protes Fauzi yang menduga ada bentuk pelecehan serta menyalahi aturan syariat Islam.


Pihak keluarga berencana menempuh jalur hukum dan melaporkan tindakan tim medis ke kepolisian. []

 

 

 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Jamaah Muslimin Kutuk Pemandi Jenazah Muslimah di RSUD Djasamen Saragih

Terkini

Topik Populer

Iklan