-->

Iklan

Iklan

Erdogan Kontrol Ketat Media Sosial, Setelah Keluarganya Dihina

7/02/20, 08:08 WIB Last Updated 2020-07-02T01:09:44Z

WASATHA.COM, ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Rabu (2/7) berjanji untuk memperketat kontrol atas media sosial di negara itu yang telah melakukan penghinaan terhadap keluarganya.

Selama bertahun-tahun, Erdogan menunjukkan ketidaksukaannya terhadap media sosial, bahkan ia pernah membandingkannya dengan "pisau pembunuh" dan sebelumnya berjanji untuk "membasmi" Twitter.

Menteri Keuangan Berat Albayrak, yang juga menantu Erdogan, Selasa mentweet bahwa istrinya, Esra Albayrak, telah melahirkan anak keempat mereka.

Tweet tersebut telah mendatangkan sejumlah komentar ucapan selamat, termasuk juga beberapa akun yang menghina keluarga Albayrak, terutama Esra. Erdogan menyayangkan adanya sejumlah akun yang dinilai tidak memiliki nurani yang merendahkan keluarga besarnya.

"Apakah Anda melihat mengapa kami menentang media sosial seperti YouTube, Twitter, dan Netflix? Untuk menghilangkan amoralitas ini. Mereka tidak memiliki moral," kata Erdogan di Ankara.

"Inilah mengapa kita harus membawa ini ke parlemen kita, untuk menghapus jaringan media sosial ini sepenuhnya, untuk mengendalikan mereka," kata Erdogan.

Segera setelah komentarnya, tagar dalam bahasa Turki yang berarti "jangan sentuh media sosial saya" sedang tren di Twitter.

Pemerintah di bawah Erdogan sebelumnya memblokir Twitter dan YouTube pada 2014 setelah rekaman audio diposting yang melibatkan presiden, yang saat itu perdana menteri, dan lingkaran dalamnya dalam dugaan skandal korupsi.

Keengganannya juga berawal dari protes anti-pemerintah pada 2013, yang sering dimobilisasi oleh posting Twitter dan Facebook.

Pernyataan marah Erdogan datang setelah konferensi video dengan orang-orang muda minggu lalu di mana Erdogan mendapati komentar komentar negatif di YouTube.

Kepresidenan Turki segera mematikan komentar tetapi ada 388.000 klik pada tombol "thumbs down", dibandingkan dengan 114.000 pada tombol "thumbs up".

Polisi Nasional Turki kemudian pada hari Rabu mengatakan 11 tersangka ditahan atas "posting menghina" terhadap Albayrak dan keluarganya.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Erdogan Kontrol Ketat Media Sosial, Setelah Keluarganya Dihina

Terkini

Topik Populer

Iklan