Puspa Aceh dan FDK UIN Ar-Raniry Jalin Kerjasama Perlindungan Anak

Share:



WASATHA.COM, BANDA ACEH - Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Keumalahayati Aceh bangun hubungan kerjasama dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Selasa (3/9) di Banda Aceh.

Surat perjanjian MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Puspa Aceh, Amrina Habibi dan Dr Fakhri, Dekan FDK UIN Ar-Raniry melalui Wakil Dekan III FDK, Dr T Lembong Misbah.

Puspa Aceh dan FDK UIN Ar-Raniry sepakat membangun kerjasama dalam program “Kampanye dan Peberdayaan Perempuan dan Anak”.

Ketua Puspa Aceh, Dr Amrina Habibi mengatakan program tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengentaskan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh.

Saya sangat optimis, ini merupakan hal yang positif dan menjadi hal yang besar untuk merubah suatu keadaan di Aceh dalam trend kasus kekerasan yang meningkat," ujarnya.

Berbagai program tentu terus dilakukan, dan menurutnya sinergi antara pihak akademisi dengan Puspa dapat menjadi sebuah hubungan besar untuk membangun program yang besar dalam menurunkan angka-angka kekerasan tersebut.

Menurutnya, para mahasiswa dan pemuda menjadi prospek yang sangat efektif dalam membangun sinergi dengan ide-ide nya.

“Kalau kita berbicara memangkas soal kekerasan, akan lebih efektif jika dimulai dari yang muda-muda,” sebut Dr Amri Habibi.

Lanjutnya, ketika mereka sudah paham dengan programnya, tentu mereka akan menurukan informasi tersebut kepada yang lain.

“Tidak hanya melaporkan kejadian, targetnya mereka bisa juga menjadi pelopor dengan kampanye terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui berbagai saluran media,” harapnya.

Adapaun kerjasama tersebut meliputi program dalam kampanye untuk pemberdayaan perempuan dan menurunkan kekerasan terhadap anak seperti melibatkan tenaga ahli dan mahasiswa dalam kegiatan pendampingan dan advokasi.

Selain itu juga mengawasi dan mengevaluasi program kampanye dan pemberdayaan perempuan dan anak yang dimaksud dan menggunakan tenaga ahli dari FDK UIN Ar-Raniry serta Radio Assalam 107,9 FM setiap kegiatan kampanye itu. []

No comments