Walikota Banda Aceh Buka Daurah Al-Qur'an di Masjid Oman Lampriek

Share:


Suasana pembukaan secara resmi kegiatan daurah di Mesjid Agung Al-Makmur, Rabu (9/5/2019). (Foto: Miftahul Jannah)

WASATHA.COM, Banda Aceh - Walikota Banda Aceh resmi membuka kegiatan daurah pada bulan Ramadhan tahun 1440 H, yang diselenggarakan pada pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai di Masjid Agung Al-Makmur, Rabu (9/5/2019).

Ratusan peserta daurah menghadiri acara pembukaan untuk mengikuti aturan-aturan yang akan dilaksanakan ketika daurah berlangsung mulai dari 9-28 Mei 2019. 

Daurah berasal dari bahasa arab yang bermakna sarana belajar untuk menambah pengetahuan, meningkatkan semangat belajar. Karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, maka banyak mesjid-mesjid dan sekolah-sekolah mengadakan daurah Al-Qur'an, yang bertujuan untuk meningkatkan kecintaan dan semangat belajar pada Al-Qur'an.

Daurah Ramadhan di Mesjid Agung Al-Makmur atau kerap disapa Mesjid Oman, dilaksanakan pada pukul 07.00-12.00 WIB. Kegiatan yang dimulai dari Tilawah Al-Qur'an atau membaca Al-Qur'an, hingga waktu untuk menghafal Al-Qur'an. Disela-sela menghafal, para peserta daurah juga diterapkan untuk melaksanakan Sholat Dhuha disetiap paginya.

Selain itu, para peserta daurah tidak hanya dikuatkan dalam menghafal Al-Qur'an selama 20 hari, tetapi mereka juga diharuskan membaca Al-Qur'an dan mengkhatamkannnya selama bulan Ramadhan ini.

"Kami akan memberi apresiasi untuk para penghafal Al-Qur'an, yang berhasil menuntaskan hafalannya selama waktu yang ditetapkan, di akhir perjumpaan atau disaat penutupan daurah Ramadhan ini,"  kata Jamil selaku ketua BKM.

Kemudiaan, dari pihak Walikota Banda Aceh yang diwakilkan Syukri, meyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para panitia pengurus daurah Ramadhan tahun 2019 ini, yang telah memfasilitasi para generasi yang berusaha menjadi penghafal Al-Qur'an.

"Kami sebagai perwakilan dari Walikota Banda Aceh, sangat mengapresiasikan setinggi-tingginya kepada para panitia pengurus daurah Ramadhan tahun 2019 ini, yang telah memfasilitasi para generasi yang berusaha menjadi penghafal Al-Qur'an," kata Syukri. [Miftahul Jannah]

No comments