UMMA, untuk Perempuan Aceh Insyaa Allah Lebih Nyaman

Share:


WASATHA.COM, Kabar baik untuk masyarakat Banda Aceh khususnya para kaum hawa. Kini telah hadir transportasi online yang menyediakan fasilitas pengemudi khusus perempuan.

Layanan jasa berbasis online ini dapat memudahkan kaum hawa dalam membantu seluruh kebutuhan para perempuan di Banda Aceh. Baik dalam transportasi, jasa kurir, kecantikan dan kesehatan serta mekanik.

Manager Program UMMA, Devrina Putri mengatakan, UMMA berasal dari Bahasa Arab yang artinya Ibuku.

Nama ini diharapkan menjadi standar kualitas para tim UMMA (pengemudi) dalam memberikan pelayanan jasanya, baik kepada yang lebih mudaatau kepada yang lebih tua (menganggap seperti ibu sendiri).

UMMA menawarkan kemudahan bepergian bagi para kaum hawa untuk menjalankan rutinitas sehari-hari. Banyak dari mereka yang memerlukan jasa transportasi online, tapi tidak ingin berduaan di atas motor atau di dalam mobil dengan yang bukan mahramnya.

Devrina Putri, manager program UMMA mengatakan aplikasi berwarna pink ini diluncurkan pada 8 Maret 2019 oleh Natural Aceh dalam rangka Hari Perempuan Internasional di Banda Aceh.

“UMMA adalah bagian dari program social enterprise lokal dengan menggabungkan teknologi, kearifan lokal, dan budaya setempat dalam balutan teknologi yang diharapkan memberikan pengalaman berkendara lebih nyaman bagi perempuan di Banda Aceh,” kata Devrian Putri

Berbeda dengan KOALA (Komunitas Ojek Akhwat Syiah Kuala) yang juga merupakan jasa transportasi online khusus akhwat yang melakukan pemesanan melalui via Whatsapp, Umma Pesan Antar ini sudah memiliki aplikasi yang sah dan bisa di peroleh dengan cara mendownloadnya di PlayStore.

Aplikasi yang dirilis pada 13 Maret 2019 dan diupdate pada 22 Maret 2019 ini telah bisa digunakan secara sah oleh para pengguna trasportasi online berbasis syar’i ini.

Mufti Rifka, salah satu pengguna trasportasi online ini memberikan lima bintang pada aplikasi dan menambahkan komentar “aplikasi ojol akhwat terbaik, sangat bermanfaat bagi ummat, khususnya bagi perempuan aceh. koreksi sedikit, setelah pemesanan selesai, untuk pemberian bintang kadang muncul kadang tidak muncul di aplikas."

Selain Mufti Rifka, Fakhriah Affan yang merupakan pengguna trasportasi online ini juga memberikan tiga bintang dan meninggalkan komentar “aplikasi bagus buat perempuan. Cuma sayangnya vitur chatingnya susah, pas ngechat kayak bolak balik harus buka dulu. Pas pesan juga sampai double order. Mungkin bisa di perbaiki lagi. Thank you,” tulisnya.

Dengan adanya aplikasi tersebut maka siapapun kini bisa menjadi pelanggan hanya dengan cara mendownload aplikasi tersebut lewat playstore dan aplikasi siap untuk digunakan untuk pemesanan berkendara di Banda Aceh dan sekitarnya (Aceh Besar).

UMMA ini kiranya dapat menjadi contoh untuk daerah-daerah lainnya agar dapat membantu para perempuan untuk merasa am happyan dalam bepergian.

Tidak hanya itu, dengan diberlakukannya transportasi berbasis syar’i ini juga dapat membantu para perempuan agar lebih menjaga aurat serta kontak langsung dengan para kaum adam.

Semoga UMMA kedepannya dapat beroperasi di daerah-daerah luar Banda Aceh. [Saripah Ririn Priyanti Siregar].

No comments