Malaysia Ajak Komunitas Internasional Hentikan Aksi Brutal Israel

Share:

WASATHA.COM, Kuala Lumpur – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Malaysia mengutuk keras penggunaan peluru karet dan gas air mata Israel terhadap para pengunjuk rasa sejak pertama demonstrasi “Great March of Return“, yang berlangsung di Gaza Palestina 30 Maret tahun 2019.
“Setidaknya empat warga sipil Palestina yang tidak bersalah tewas dan lebih dari 316 lainnya dilaporkan terluka,” kata pernyataan Kemenlu Malaysia di Kuala Lumpur, Senin (1/4).
Oleh karena itu, Malaysia mengajak komunitas internasional untuk bertindak cepat dan tegas menghentikan aksi brutal Israel untuk menghindari hilangnya lebih banyak nyawa warga Palestina.
“Penggunaan kekuatan yang terus menerus oleh Israel terhadap para demonstran Palestina yang tidak berdaya tidak layak dan tidak dapat diterima,” menurut pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri Malaysia itu.
Pernyataan itu menyebutkan, penghinaan dan pengabaian Israel atas laporan dan temuan-temuan Komisi Penyelidikan Internasional Independen mengenai protes di wilayah pendudukan Palestina, yang diterbitkan kurang dari sebulan yang lalu, hanya membuktikan kekejaman Israel.
Sejak dimulainya protes Great March of Return pada 30 Maret tahun 2018 lalu, Israel telah membunuh sekitar 280 pengunjuk rasa dan melukai lebih dari 30 ribu lainnya. [Minanews.net]

No comments