BANDA ACEH — Sebanyak 40 peserta dari berbagai fakultas dan unit kerja di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengikuti pelatihan menulis berita di Ruang Rapat Rektor UIN Ar-Raniry, Kamis (13/8/2026).
Pelatihan tersebut menghadirkan praktisi jurnalistik dan wartawan senior, Arif Ramdan, sebagai pemateri. Kegiatan berlangsung dalam suasana serius dan hening, namun peserta terlihat antusias mengikuti materi dan pembahasan mengenai teknik penulisan berita.
Kepala Biro AAKK UIN Ar-Raniry, Dr. Iqbal, MA, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan setiap fakultas dan unit dalam mengelola serta menyampaikan informasi kepada publik.
“Jika anggaran tersedia, para peserta akan diberikan SK sebagai tenaga penulis berita di masing-masing unit,” kata Iqbal.
Ia juga mendorong peserta untuk lebih aktif mengangkat berbagai informasi positif mengenai kegiatan dan capaian UIN Ar-Raniry.
“Beritakan informasi positif sehingga orang di luar UIN tahu keberadaan kampus kita,” ujarnya.
Menurutnya, peserta yang mengikuti pelatihan diharapkan tidak hanya mampu menulis untuk kebutuhan internal, tetapi juga menjadi penghubung informasi dari unit kerja masing-masing kepada masyarakat.
“Semua peserta akan jadi duta penulis di unit masing-masing,” katanya.
Pada hari yang sama, UIN Ar-Raniry juga menggelar pelatihan Master of Ceremony (MC). Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penampilan, vokal, gestur, dan sikap ketika memandu sebuah acara.
“Harus berpenampilan menarik bagi MC dan suara jangan cempreng. Cara berdiri juga diperhatikan,” ujar narasumber dalam pelatihan MC.
Kegiatan pelatihan menulis berita juga diisi dengan sesi praktik dan diskusi. Peserta diberikan pemahaman mengenai bagaimana mengolah informasi menjadi berita yang memenuhi unsur jurnalistik, mulai dari menentukan fokus berita, menyusun lead, memilih fakta penting, hingga menulis berita secara ringkas dan informatif.
Salah seorang peserta mengaku mendapatkan pengetahuan baru setelah mengikuti pelatihan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan cukup aplikatif karena diberikan langsung oleh praktisi jurnalistik.
“Kami dapat ilmu baru tentang penulisan berita. Materinya aplikatif dan disampaikan oleh wartawan senior, Arif Ramdan,” katanya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama peserta dan Kepala Biro AAKK UIN Ar-Raniry. Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian peserta setelah mengikuti pelatihan secara serius sejak awal kegiatan.
Para peserta berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menulis berita sehingga informasi mengenai kegiatan, program, dan capaian masing-masing fakultas maupun unit kerja di lingkungan UIN Ar-Raniry dapat tersampaikan secara lebih baik kepada publik. []
