Unsyiah Kirim 10 Mahasiswa Delegasi KKN ke Gorontalo

Share:

WASATHA.COM - 10 mahasiswa berprestasi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan di Gorontalo.

Dengan mengusung tema "Merajut Tali Kebangsaan Melalui Penerapan Program Konservasi Lingkungan, Kedaulatan Pangan Berbasis Pemberdayaan".

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC bersama dengan Perwakilan Badan Pelaksana KKN dan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Syiah kuala (Unsyiah), mengadakan pelepasan delegasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan dan KKN Bersama Unsyiah tahun 2017, di ruang wakil rektor III, Selasa (18/7/2017).

Dalam acara pelepasan, Dr.Ir. Alfiansyah Yulianur BC, Wakil Rektor III , memberikan nasehat kepada semua delegasi agar memanfaatkan momentum KKN Nasional ini dengan sebaiknya.

"Dalam rangka mengabdi kepada masyarakat dan merupakan salah satu sarana pengaplikasian ilmu yang telah dipelajari di perkuliahan, kita  tetap menjaga marwah Aceh yang bergelar Serambi Mekah," ujar Alfian

10 Mahasiswa terbaik yang telah diseleksi untuk KKN tingkat nasional tersebut. Diantaranya 5 mahasiswa delegasi KKN Kebangsaan ke Gorontalo yaitu Ali Akbar Rafsanjani (Ilmu Kelautan), Cut Riski (Pendidikan Kimia), Dian Zahlina (Pendidikan Dokter Hewan), Ferina Mega Silvia (Pendidikan Dokter) dan Recha Ariska (Akuntansi). Sisanya, 5 mahasiswa delegasi KKN Bersama ke Bangka Belitung yaitu Maulidar Agustina (Ekonomi Islam), Silmiati Hamzah (agribisnis), Sri Andini (Akuntansi), Nining Surliani (FKIP PGSD) dan Maida Yanti  (Budidaya Perairan).

Ali Akbar Rafsanjani, ketua delegasi KKN Kebangsaan Unsyiah tahun 2017 mengatakan, "KKN Kebangsaan adalah program KKN yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti. KKN Kebangsaan tahun ini akan dilaksanakan mulai tanggal 22 Juli - 23 Agustus 2017 Di Kabupaten Bone Bolango, Sulawesi," ujar Ali Akbar.

Universitas yang berpartisipasi berjumlah 53 universitas dari seluruh Indonesia, bahkan ada Universitas dari luar Indonesia seperti Malaysia dan Jepang.*Dhi