Iklan

Iklan

Lestarikan Penyu, Pemuda Panga Bentuk Tim Konservasi Penyu Aroen Meubanja

5/20/17, 15:01 WIB Last Updated 2017-05-20T09:53:12Z

Foto : wasatha.com/Nailus

KECAMATAN Panga Kabupaten Aceh Jaya merupakan sebuah kecamatan yang terletak persis di bibir pantai Aceh bagian barat yang langsung berhadapan dengan samudera Hindia. Pantai Panga sangat indah dan juga memiliki beragam kekayaan baharinya.

Dari waktu ke waktu pantai Panga selalu menjadi tempat bagi warga untuk mencari nafkah, jika musim penyu bertelur telah tiba, para nelayan akan lebih fokus untuk memburu telur penyu terkenal sangat lezat tersebut. Telur penyu yang di dapatkan akan di santap namun, ada juga yang menjualnya dengan beragam variasi harga.

Pada tahun 2012 Aktifitas memburu penyu sudah dihentikan. kebiasaan buruknya di dalam berburu telur penyu di Pantai Panga yang dulu sangat mencekam disaat konflik melanda Serambi Mekkah. Pemuda yang berasal dari beberapa desa pinggiran pantai di Kecamatan Panga, mereka membentuk tim konservasi penyu yang diberi nama Tim Konservasi Penyu Aroen Meubanja.

Jika kegiatan tersebut tidak dihentikan maka keberlangsungan hidup penyu akan terancam punah maka dari itu sejumlah mantan pemburu penyu yang beranggotakan 21 orang, dipimpin oleh Murniadi (salah satu pemuda desa Keude Panga).

Tidak hanya mengurus penyu, Mereka juga menjaga hutan di bibir pantai Panga Aceh Jaya dari kehancuran yang membuat penyu enggan singgah di daerah mereka. Pemuda ini bekerja secara suka rela dari hasil kerja keras tersebut mereka telah berhasil menetaskan telur penyu kurang lebih 400 tukik (anak penyu).

Tehnik yang digunakan oleh pemuda ini ialah, menetaskan telur penyu dengan cara membuat sarang buatan yang mereka buat dari ember dengan demikian telur penyu tersebut lebih mudah diawasi dari ancaman manusia, kepiting dan biawak yang selalu berusaha merasakan nikmatnya telur putih yang lembek tersebut.


Setelah telur penyu menetas dalam sarang buatan para pemuda pemburu penyu tersebut, mereka akan membantu tukik untuk bisa beradaptasi dengan alam barunya yang dikenal dengan sebutan pemiliharaan tukit hingga tukik benar-benar siap untuk dilepaskan kembali ke laut dengan cara diletakkan di atas pasir yang ada pantai agar tukik mampu merekam posisi awal keberadaannya.[Nailus Nurfauziah]/Dhi


Baca Juga :

Tidak Ada Lahan Untuk Berkebun Dirumah? Ini Solusinya!

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Lestarikan Penyu, Pemuda Panga Bentuk Tim Konservasi Penyu Aroen Meubanja

Terkini

Topik Populer

Iklan