Khas Kabupaten Meurauke Dipamerkan di PENAS XV 2017

Share:
Foto : wasatha.com/Rinaldi

MEURAUKE Merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Papua. Dalam PENAS KTNA XV kali ini, Meurauke kembali memeriahkan acara tersebut. PENAS KTNA yang kali ini dimulai dari tanggal 6 Mei-11 Mei 2017 ini akan segera berakhir. 

Di hari ke 5 ini, antusias dari masayarakat atau pengunjung yang hadir sangatlah tinggi. Apalagi di stand Meurauke yang kebanyakan dipilih karena bagusnya tempat tersebut untuk berfoto.

Rusa dan kangguru yang menjadi salah satu binatang endemik yang ada di kabupaten Meurauke ini juga ditampilkan dalam acara ini. Dengan menghadirkan replika binatang ini, pengunjung dapat lebih leluarsa melihat kedua binatang ini berasal dari Meurauke. 

Dengan adanya karakteristik khusus yang ditampilkan di stand Meurauke ini menambah keunikan dan keterampilan yang dihadirkan oleh kabupaten Meurauke sendiri.

Seorang panitia dari Provinsi Papua Kabupaten Meurauke, Saiban Saijan mengatakan “ Kalau Meureuke ini sendiri dek, banyak sekali khas/keunikannya seperti topi yang berbulu kasuari dan cendrawasih, serta adanya kesenian dari Meurauke yaitu alat musik ciri khas meurauke yaitu kendara-kendara,” dan juga dek, makanan sendiri dari papua yaitu sagu, tapi yang kami hadirkan di stand kali ini ada beras meurauke, dan jambu mete serta kami pamerkan anggrek khas meurauke sendiri,” kata Saiban.

Saiban menambahkan “Pak presiden Joko Widodo sudah datang ke Meurauke dan mencanangkan bahwa Provinsi Papua atau Kabupaten Meurauke ini dek sebagai lumbung padi nasional,” antusias pendatang atau pengunjung yang hadir di stand meurauke sendiri sangat ramai, banyak diantara mereka memakai topi yang terbuat dari bulu kasuari untuk berfoto. 

Di stand tersebut juga disediakan beras khas Meurauke yang banyak dibeli oleh para pengunjung.

Kelompok petani dan nelayan yang diturunkan ke Aceh baik dari sektor pertanian maupun nelayan sebanyak 60 orang dan ditambah dengan sektor pegawai negeri, dari dinas pertanian di kabupaten Meurauke dan dari provinsi Papua sebanyak 97 orang.


Stand Kabupaten Meurauke ini juga memberikan kesempatan buat masyarakat untuk berselfie dengan topi bulu kasuari dan alat-alat kesenian dari Meurauke sendiri.[Rinaldi]Dhi


Baca Juga :

Jasmani, Lestarikan Budaya Melalui Songket Aceh