3 Amalan Ini, Efektif Menyembuhkan Insomnia

Share:
Foto : Google
MANUSIA butuh tidur untuk istirahat (Q.S An-Naba 9). Karena tidur dapat menjaga keiseimbangan tubuh akibat kelelahan. Idealnya manusia butuh tidur sekitar tujuh sampai delapan jam setiap harinya.

Gangguan tidur atau Insomnia terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya adalah stress. Demi mendapatkan kualitas tidur yang baik, banyak orang pergi ke dokter untuk konsultasi masalah ini. Bahkan ada yang menjalani therapy.

Sebenarnya therapy insomnia sudah ada dalam ajaran Islam. Namun kebanyakan orang tidak menyadarinya. Padahal sangat simpel, mudah dan murah. Berikut adalah beberapa amalan yang bisa meningkatkan kualitas tidur dan mengatasi insomnia :

Pertama, Istigfar Sebelum Tidur

Salah satu penyebab manusia merasa gelisah adalah dosa. Tidak ada manusia yang luput dari dosa setiap harinya. Maka beristigfarlah, supaya diberikan ampunan oleh Allah. jika Allah sudah mengampuni, maka apalagi yang dirisaukan?

Cobalah untuk beristigfar setiap kali hendak tidur. Mohon ampunan Allah atas kekhilafan yang disengaja maupun tidak disengaja. Meskipun kita tidak tahu Allah sudah mengampuni atau belum, kita pasti merasa lebih tentram. Sama seperti ketika kita bersalah kepada seseorang. Bukankah kita merasa lega setelah minta maaf? Walaupun orang tersebut belum tentu memaafkannya.

Kedua, Memaafkan Kesalahan Orang Lain

Terkadang rasa jengkel menjadi penghambat untuk tidur. Perasaan kesal dan ingin melampiaskan amarah kepada orang yang bersangkutan membuat otak terus berpikir keras. Terpikir yang bukan-bukan, hingga kehilangan selera untuk tidur.

Memaafkan adalah alternatif paling bijak. Karena dengan memaafkan, hati menjadi tenang. Tentram. Tidak ada dendam dan amarah. Pasrahkan saja semuanya kepada Allah. Beban pikiran pasti akan hilang. Kantuk pun segera datang.



Ketika, Berzikir Dengan Ikhlas

Sudah Istigfar, sudah memaafkan kesalahan saudara-saudara kita, masih belum bisa tidur juga?

Berarti masih ada sesuatu yang menganjal. Masih ada hal-hal lain yang terasa belum lengkap. Maka pilihannya adalah berzikir. Berzikirlah dengan ikhlas, tidak perlu dihitung berapa jumlahnya. Zikir dengan kepasrahan yang tinggi kepada Allah. jangan lagi pikirkan hal lain. Terus dan teruslah saja berzikir sampai terlelap.

Berzikir dengan hati yang iklas, pikiran yang tenang, dan mengharap perlindungan Allah saat hendak tidur sangat ampuh untuk mengobati insomnia. Namun jangan lupa untuk meminta pertolongan pada Allah agar Allah mudahkan kita untuk tertidur. Dan bangun di waktu yang tepat, sehingga kita tidak lalai melakukan ibadah lainnya.

Semoga dengan melakukan amalan-amalan tersebut, tidur kita menjadi lebih berkualitas. Dan tidur kita menjadi bagian dari ibadah, karena tertidur dalam keadaan berzikir.

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah tidurmu diwaktu malam dan siang hari..”

Q.s Ar-Rum :23.[Nurhalimah]/Dhi