Tutorial Berhijab Dari Allah

Share:

ISLAM sangat menjaga wanita dari hal yang dapat menodai kehormatannya, menjatuhkan wibawa, dan merendahkan martabatnya, wanita dijaga bagaikan mutiara yang memiliki nilai tinggi.

Dan Allah telah menetapkan aturan bagi kaum wanita agar dapat dijalankan dan menjadikan wanita sebagai pendidik pertama bagi generasinya.

Muhammad Thahir Asyur Rahimahullah mengatakan: “Agama islam sangat memperhatikan kebaikan urusan wanita. Bagaimana tidak, karena wanita adalah setengah dari jenis manusia pendidik pertama dalam pendidikan jiwa sebelum yang lainnya, pendidikan yang berorientasi pada akal agar tidak terpengaruh dengan hal yang buruk, dan juga hati agar tidak dipengaruhi setan.  Agama islam adalah agama yang memiliki syariat dan aturan, oleh karena itu ia datang untuk memperbaiki kondisi kaum wanita, mengangkat derajatnya, agar umat islam memiliki kesiapan untuk mencapai kemajuan dan memimpin dunia”.

Di antara aturan paling khusus bagi wanita adalah aturan dalam berpakaian yang menutupi seluruh tubuh wanita.

Tutorial Berhijab Dalam Al-Quran

Allah memerintahkan demikian agar wanita dapat terhindar dari mata khianat laki-laki dan tidak menjadi fitnah bagi mereka, lalu bagaimanakah seorang wanita muslim harus perpakaian? 

“Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka menutupkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka, yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang” .(Q.S Al-ahzab:59)

Karena itu, mereka yang mengulurkan sebagian dari pada jilbabnya untuk menutupi muka mereka, jika mereka hendak keluar kecuali  bagian yang biasa terlihat, seperti muka dan telapak tangan, tujuannya agar mereka mudah di kenali dan tidak ada yang berani mengganggunya.

“Dan hendaklah kamu tetap dirumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang jahiliyah dahulu, dan laksanakanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlulbait dan membersihkan kamu sebersih bersihnya”. (Q.S Al-ahzab :33)  

“Dan katakanlah kepada perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, memelihara kemaluannya dan janganlah menampakkan perhiasan (auratnya) kecuali yang biasa terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya) kecuali pada suami mereka, atau ayah suami mereka atau putra-putra suami mereka atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka atau para perempuan sesama islam atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan terhadap perempuan, atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menggentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung”. (Q.S An-Nur: 31)

Perintah bagi wanita yang beriman untuk menahan pandangan, tidak boleh menampakkan perhiasan kecuali yang biasa terlihat, dan menutup kain kerudung sampai ke dadanya dan jangan menampakkan perhiasan kecuali pada suami sendiri, dan putra-putra mereka, putra-putra saudara laki-laki mereka dan putra-putra saudara perempuan mereka serta  perempuan sesama islam dan para pelayan laki-laki yang sudah tua.

Ibnu Katsir berkata: “Ini adalah perintah dari Allah kepada hamba-hamba-Nya mukminin untuk menundukkan pandangan-pandangan mereka dari perkara-perkara yang diharamkan bagi mereka. Mereka tidak memandang kecuali pada apa yang diperbolehkan bagi mereka dan untuk menundukkan pandangan dari yang diharamkan, apabila kebetulan memandang kepada yang haram tanpa disengaja maka langsung memalingkan pandangannya secepat mungkin”. [Eka Yuliastika] / Tek