Diantara Ancaman Allah Terhadap Pelaku Riba

Ilustrasi | Google

ZAMAN sekarang tuntutan hidup yang sangat tinggi dan selalu ingin tampil mengikuti  model menuntut seseorang harus memiliki modal yang besar  untuk dapat merealisasikannya. Faktanya, dikalangan muslim dan muslimah melakukan apapun untuk dapat memenuhi  apa yang ingin mereka inginkan. Bahkan, mereka juga rela menempuh jalan yang dimurkai Allah subhanahu wa ta'ala. Salah satunya,  dengan cara meminjam kredit di bank atau tempat peminjaman uang lainnya yang menggunakan sistem bunga bank (riba) didalamnya. Sistem Bunga  Bank inilah yang dimaksud dengan  Riba, dan  hal ini sangat dilarang  dan megundang Murka Allah.



Riba adalah sesuatu yang terlarang dilakukan didalam agama Islam, dan itu merupakan perbuatan buruk yang Allah murkai. Berikut beberapa Ancaman Allah terhadap Pelaku Riba.


1.  Allah subhanahu wa ta'ala dan Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa sallam mengajak perang terhadap pelaku riba.


Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.” ( Q.S Al Baqarah: 278-279).

Ancaman tersebut bukan hanya ditujukan terhadap peminjam atau pemberi pinjaman saja, namun terhadap semua yang terlibat dalam kegiatan riba.

Rasulullah shalallahu 'alayhi wa sallam bersabda,“Allah melaknat orang yang memakan riba, yang memberi makan dengannya, kedua saksinya, dan penulisnya, lalu beliau bersabda, “mereka semua itu adalah sama“. (HR. Muslim).


2. Pelaku Riba sama halnya telah  Berzina dengan Orang tuanya

Dosa dari riba sangatlah dahsyat, bahkan dosa yang terkecil saja bagaikan berzina dengan orangtua sendiri dan yang paling besar bagaikan menjatuhkan harga diri seorang muslim.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam Bersabda, “Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri. Sedangkan riba yang paling besar adalah apabila seseorang melanggar kehormatan saudaranya.” (HR. Al Hakim, Syaikh Al Albani mengatakan: shahih lighairihi).


3.  Para pelaku riba akan dimasukkan kedalam sungai darah



Hukuman para pelaku riba akan dilemparkan ke dalam sungai darah dan setiap dia akan keluar dari sungai itu maka akan dikembalikan lagi kedalamnya. Rasulullah SAW bersabda:

Artinya: “Bahwasanya beliau didatangi oleh dua malaikat lalu mereka berkata: “marilah ikut bersama kami, hingga akhirnya dua malaikat itu membawa beliau ke sebuah sungai darah, di dalam sungai tersebut ada seorang yang sedang berenang. Sementara itu di pinggir sungai ada orang lain yang menghadap ke bebatuan dan ia memandang ke arah orang yang berenang di tengah sungai. Jika orang yang berada ditengah sungai itu ingin keluar darinya, maka laki-laki yang dipinggir kali melempari mulutnya dengan batu, sehingga ia kembali lagi ke tempatnya semula. Lalu Nabi berkata: “Aku bertanya kepada dua malaikat tentang orang yang berada di sungai itu, maka mereka menjawab, “adapun orang yang engkau datangi tadi di sungai lalu mulutnya di sumpal batu, dia adalah pemakan riba“. (HR. Al-Bukhari)

4.  Riba termasuk tanda-tanda datangnya hari kiamat



Rasulullah bersabda,“Menjelang kedatangan hari Kiamat tampak (menyebar) riba, perzinahan dan minuman khamar“. (HR.At-Thabrani)

5. Dapat menghalangi diri dari ampunan Allah Subhanahu Wata’ala



“Jauhilah oleh kalian semua dosa-dosa yang tidak diampuni”. Dan beliau menyebutkan salah satunya adalah memakan riba“. (HR. At-Tabrani)

Akan diancam dengan rupa seperti kera atau babi

Nabi Shallallahu 'alaihi Wassalam bersabda: Artinya: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan_Nya, sungguh akan ada sekelompok orang dari umatku yang berada dalam keburukan, kesombongan, permainan, dan kesia-iaan, maka jadilah mereka itu kera dan babi-babi dengan sebab mereka menganggap halal apa-apa yang haram dan dengan sebab memakan riba“.

Allah Subhanahu Wata’ala  telah menghalalkan jual beli namun mengharamkan riba. Itu sebabnya orang yang menghalalkan yang haram akan di siksa dan dijadikan wajah-wajah mereka seperti kera atau babi kelak di akhirat. Na’udzubillahi min dzalik.

6.  Riba seperti bahayanya syirik



Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi Wassalam telah menggabungkan riba dan syirik dalam sebuah hadits yang berbunyi:



Artinya: “Riba memiliki lebih dari tujuh puluh pintu, demikian juga dengan syirik“. (HR. At-Tabrani)




7. Allah akan mengadzab para pelaku riba



Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda,“Apabila telah tampak perzinahan dan riba di suatu kampung atau negri, maka berarti mereka telah menghalalkan adzab Allah untuk diri mereka“. (HR. At-Thabrani)

8. Riba lebih kejam daripada zina



Rasulullah Shallallahu ‘alihi Wassalam  bersabda,“Satu dirham dari riba yang dimakan oleh seseorang dan ia tahu itu (riba), maka lebih besar di sisi Allah dari pada berzina tiga puluh enam kali“. (HR. Imam Ahmad dan At-Thabrani)

9. Riba merupakan kehancuran dan kebinasaan



Riba dapat menyebabkan pelakunya akan mendapatkan kehancuran dan kebinasaan di dunia dan akhirat. 



Seperti dalam sabda Nabi,“Jauhilah oleh kalian tujuh hal yang membinasakan, yakni menyekutukan Allah, sihir dan memakan riba“.


Harta riba itu sedikit meskipun terlihat banyak. Maksudnya adalah harta riba meskipun sangat banyak namun sebenarnya hanya sedikit karena Allah menghilangkan kebarokahan dari harta itu. Allah berfirman yang artinya “Allah akan memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah“.

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda,“Riba meskipun banyak namun akibatnya menjadi sedikit“. (HR. al-Hakim).

Setelah membaca begitu besar siksaan Allah terhadap dosa riba, apakah anda masih mau melakukannya? hanya Allah yang memberi segala petunjuk dan hidayah. [Rahim Rivari]/Rzk


Diantara Ancaman Allah Terhadap Pelaku Riba Diantara Ancaman Allah Terhadap Pelaku  Riba Reviewed by WASATHA on Mei 21, 2017 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.