![]() |
| Santri Dayah Al-Murthada saat acara MUQARA pada Sabtu dan Minggu (31-10/01-11/2026). (Foto: Ist). |
Banda Aceh - Dayah Al-Murtadha menyelenggarakan MUQARA (Musabaqah Qur'ani Al-Murtadha) perdana. Kegiatan tersebut berlangsung di Dayah Al-Murtadha, Rukoh, pada Sabtu dan Minggu (31-10/01-11/2026).
Kegiatan internal tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) diikuti oleh 30 santri. MUQARA digelar untuk meningkatkan kreativitas santri, melatih keberanian dan mental, serta membangun semangat kompetisi yang sehat dalam bidang keislaman.
MUQARA menghadirkan empat cabang perlombaan, yaitu azan, Ranking 1, Cerdas Cermat Agama (CCA), dan pidato. Keempat cabang tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan santri yang berbeda, mulai dari vokal, kecerdasan, hingga keberanian berbicara di hadapan khalayak.
Di cabang azan, lantunan merdu para santri menggema, membuat suasana semakin khidmat. Di cabang Ranking 1, ketegangan terasa saat peserta gugur satu per satu hingga tersisa yang terbaik. Sementara itu, dalam CCA dan pidato, santri dituntut untuk cepat, tepat, dan percaya diri dalam menjawab pertanyaan serta menyampaikan gagasan keislaman.
Meski masih bersifat internal antar santri, antusiasme peserta justru luar biasa. Mereka tidak hanya berlomba untuk menang, tetapi juga untuk membuktikan keberanian mereka tampil.
Mudir Dayah Al-Murtadha, Ahmad Tahrir, didampingi Pembina Yayasan, Murthada Hadi, mengapresiasi terselenggaranya MUQARA perdana tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan Dayah Al-Murtadha.
Ke depannya, MUQARA tidak hanya diperuntukkan bagi santri internal, tetapi juga akan dibuka untuk peserta eksternal agar jangkauan kegiatan semakin luas dan dapat menjadi ruang silaturahmi serta kompetisi antarlembaga pendidikan Islam.
"MUQARA ini adalah langkah awal. Kami ingin santri Al-Murtadha tidak hanya kuat dalam belajar di kelas, tetapi juga berani tampil, percaya diri, dan bermental kuat," ujar Ustaz Ahmad Tahrir. [ ]
