Iklan

Iklan

Datang dari Thailand, Saheed Hawee Akhirnya Resmi Lulus di Aceh

5/16/26, 14:09 WIB Last Updated 2026-05-16T07:09:08Z


Banda Aceh — Saheed Hawee, mahasiswa internasional asal Patani, Thailand, berhasil menyelesaikan studi pada Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) di UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Perjalanan akademik yang penuh tantangan tersebut akhirnya berbuah manis setelah ia dinyatakan lulus dan menyelesaikan tugas akhirnya.


Di momen kelulusan tersebut, rasa syukur langsung menyelimuti dirinya setelah perjuangan panjang menyelesaikan skripsi.


“Hal pertama yang saya pikirkan ketika dinyatakan lulus adalah mengucapkan alhamdulillah. Saya bersyukur atas usaha saya dalam berjuang menyelesaikan penulisan skripsi hingga tuntas,” ungkap Saheed.


Keputusannya melanjutkan studi di Aceh berawal dari informasi para alumni yang memberikan gambaran positif tentang daerah tersebut.


“Dari informasi para alumni, saya tertarik dengan Aceh karena syariat, budaya, dan kehidupan sosialnya. Selain itu, saya juga melihat UIN Ar-Raniry sebagai kampus yang baik dan unggul,” tuturnya.


Namun, perjalanan awalnya di Aceh tidak berjalan mudah. Ia harus menghadapi proses adaptasi dengan lingkungan baru, terutama dalam hal bahasa dan budaya.


“Pertama dari segi bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Kedua dari segi adat istiadat dan lingkungan sosial, karena saya harus menyesuaikan diri dengan banyak hal baru,” jelasnya.


Meski demikian, ia mengaku menemukan kenyamanan selama tinggal di Aceh. Suasana sosial yang ia rasakan bahkan mengingatkannya pada kampung halamannya di Patani.


“Di Aceh, khususnya dalam lingkungan sosial, saya merasa tidak jauh berbeda dengan wilayah saya. Baik dari sisi pakaian, suasana yang aman, dan kehidupan yang tenang,” kenangnya.


Dalam penyusunan skripsinya, Saheed memilih topik yang memiliki kedekatan dengan kondisi kampung halamannya. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk menyuarakan situasi di wilayah asalnya melalui karya ilmiah.


“Saya ingin menyebarkan hal-hal yang terjadi di wilayah kami. Karena itu saya tertarik memilih judul tersebut,” ujarnya.


Selama menempuh studi, ia menjadikan keluarga, terutama sang ibu, sebagai sumber motivasi utama.


“Motivasi saya adalah ibu, keluarga, dan masyarakat di sana. Sebagai mahasiswa luar negeri, saya membawa amanah besar yang harus saya jalankan,” katanya.


Dalam penyelesaian skripsinya, Saheed dibimbing oleh Prof. Dr. phil. Saiful Akmal, M.A. dan Danil Akbar Taqwadin B.IAM., M.Sc., Ph.D. Ia juga berhasil mempertahankan skripsinya di hadapan dewan penguji yang terdiri dari Ramzi Murziqin, M.A. dan Arif Akbar, M.A., yang juga menjabat sebagai Kaprodi dan Sekprodi Ilmu Politik FISIP UIN Ar-Raniry.


Ia mengaku banyak mendapat dukungan dari berbagai pihak selama proses studinya.


“Semua selalu memberikan dukungan dan semangat. Dosen pembimbing juga membimbing saya sampai selesai,” tambahnya.


Ke depan, Saheed berharap dapat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi serta kembali memberikan kontribusi bagi tanah kelahirannya.


“Insya Allah jika ada kesempatan, saya ingin lanjut S2 lagi dan mengabdi untuk masyarakat di tanah air,” tutupnya.


[Nora Hasrita]

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Datang dari Thailand, Saheed Hawee Akhirnya Resmi Lulus di Aceh

Terkini

Topik Populer

Iklan