Banda Aceh — Mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui ajang U-MINE FEST 2026 yang diselenggarakan di Universitas Islam Bandung pada 18–24 Mei 2026.
Tim delegasi yang mengusung nama Rimueng Nanggroe sukses membawa pulang empat medali dalam rangkaian kompetisi Mining Games, yang mempertemukan mahasiswa teknik pertambangan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Tim Rimueng Nanggroe terdiri atas tujuh mahasiswa Teknik Pertambangan USK, yakni Fazlin Adela selaku manajer tim, T. Syafama Adha, M. Ikhsan Juwanvikho, Rahmad Zulfikar, Ohi Dermawan T., Muhammad Rayyan, dan Qinan Habil Syahreza.
Selama kompetisi berlangsung, tim menunjukkan kemampuan akademik, keterampilan teknis, serta kerja sama yang solid dalam berbagai cabang perlombaan berbasis keilmuan pertambangan.
Pada ajang tersebut, Tim Rimueng Nanggroe berhasil meraih empat penghargaan, yaitu Juara 2 Mining Academic Challenge, Juara 3 Tie In Underground, Juara 3 Underground Mine Survey, dan Juara 3 Mapping Competition. Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan penghargaan dilaksanakan pada Minggu (24/5/2026) di hadapan seluruh delegasi peserta U-MINE FEST 2026.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Teknik Pertambangan USK mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional, khususnya dalam bidang akademik dan keterampilan teknis pertambangan.
Kompetisi Mining Games sendiri merupakan salah satu ajang bergengsi yang menguji kemampuan peserta dalam menyelesaikan tantangan praktis maupun teoritis di bidang pertambangan.
Dosen pembimbing tim, Febi Mutia, menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan semangat para mahasiswa selama mengikuti kompetisi.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses belajar, latihan, serta kekompakan tim yang terus dibangun selama masa persiapan.
“Prestasi ini bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang proses pembelajaran, keberanian untuk bersaing, dan kemampuan mahasiswa dalam menunjukkan kompetensi Teknik Pertambangan USK di tingkat nasional. Saya sangat bangga atas dedikasi dan semangat yang ditunjukkan seluruh anggota tim selama kompetisi berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Pertambangan USK, Haqul Baramsyah, turut memberikan apresiasi atas pencapaian delegasi Rimueng Nanggroe.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus aktif mengembangkan kapasitas akademik maupun nonakademik.
“Keikutsertaan mahasiswa dalam kompetisi nasional seperti U-MINE FEST merupakan bagian penting dalam pengembangan kompetensi lulusan. Kami mengapresiasi perjuangan dan pencapaian Tim Rimueng Nanggroe yang telah membawa nama baik Program Studi Teknik Pertambangan USK di tingkat nasional,” katanya.
Partisipasi Tim Rimueng Nanggroe pada U-MINE FEST 2026 juga menjadi wujud komitmen mahasiswa Teknik Pertambangan USK dalam memperluas pengalaman, jejaring, serta kemampuan profesional di bidang pertambangan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga membuka ruang kolaborasi dan pertukaran wawasan antar mahasiswa pertambangan dari berbagai daerah di Indonesia.
[Ari Maulana]
