Banda Aceh – Ratusan jamaah memadati area Masjid Al Wustha, Gampong Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Ahad (26/4/2026), usai menunaikan Shalat Shubuh berjamaah. Mereka tidak langsung pulang, melainkan tetap berada di lokasi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dan menerima obat secara langsung.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Masjid Jami’ Al-Wustha Jeulingke, Safari Subuh BBC, dan Forum Dakwah Perbatasan (FDP) Peduli Aceh. Program ini menghadirkan perpaduan antara pembinaan keagamaan dan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Tim medis yang dilibatkan terdiri atas dokter spesialis jantung, penyakit dalam, paru-paru, saraf, dokter umum, serta peserta pendidikan dokter spesialis (PPDS). Seluruh layanan pemeriksaan dilakukan di lingkungan masjid, sementara obat diberikan usai konsultasi.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Meski antrean cukup panjang, para jamaah tetap sabar menunggu giliran. Sebagian besar peserta pemeriksaan berasal dari kalangan lanjut usia yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya.
Ketua FDP Peduli Aceh, Dr. Nurchalis, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian profesi kedokteran kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki keluhan kesehatan.
Sebelum pelayanan kesehatan dimulai, rangkaian acara diawali tausiyah subuh yang disampaikan Ust. Afrizal Sofyan, dengan imam salat Ust. Arsi Yallah. Dalam ceramahnya, ia membahas Surah Al-Mulk ayat 1 dan 2.
Ia menegaskan bahwa penyebutan kematian lebih dahulu dalam ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kematian adalah kepastian yang harus dipersiapkan. Ia juga mengingatkan pentingnya amal yang berkualitas, yakni dilakukan dengan ikhlas karena Allah dan sesuai tuntunan syariat.
Ketua BKM Masjid Al-Wustha, Prof. Rahmad Fadhil, menilai kegiatan seperti ini semakin memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pelayanan sosial bagi masyarakat.
Senada dengan itu, Kepala Dusun Rawa Sakti, Ust. Mirza Nanda, mengatakan kegiatan Safari Subuh yang dipadukan dengan layanan kesehatan memberi manfaat nyata bagi warga. Ia berharap agenda serupa dapat kembali dilaksanakan karena tingginya sambutan masyarakat.
Panitia juga menyediakan sarapan pagi berupa nasi gurih bungkus, kopi, dan teh untuk jamaah. Sejak subuh hingga pagi hari, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, menghadirkan manfaat rohani serta kesehatan dalam satu kesempatan. []
