Iklan

Iklan

Menulis Karya Ilmiah, Yuk!

10/14/20, 13:40 WIB Last Updated 2020-10-14T06:53:47Z
                                                                                                                                             

SEMESTER ganjil ini, saya mendapat amanah mengampu mata kuliah Penulis Karya Ilmiah untuk Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.


Tentu dunia tulis menulis bukan barang langka dalam jejak karir saya sebagai jurnalis, tetapi khusus model penulisan karya ilmiah perlu perhatian khusus dan tidak asal tulis tayang karena kepopularan naskahnya. Ini juga yang mulai membawa saya kepada cara menulis popular ke ilmiah dan ke dalam kerangka penulisan karya ilmiah.


Jika mau jujur, sebenarnya lebih renyah menulis model popular ilmiah, tidak rigid, dan kita dapat mengeksplor data dengan mudah dan mengolahnya dengan renyah. Sedikit berbeda dengan model penulisan Karya Ilmiah yang masih harus tunduk pada kaidah penulisah karya ilmiah yang ditentukan.


Nah, karena ini bahan untuk berbagi bersama mahasiswa yang bersama saya di semester ini, saya juga harus mau ‘memprovokasi’ mahasiswa agar piawai menulis Karya Ilmiah, tentu bersama saya di kelas ini mereka juga akan dibekali menulis popular ilmiah agar karya-karya mereka berupa ide atau gagasan atas suatu soalan di masyarakat dapat mereka bagikan ke publik.


Tulisan karya ilmiah biasanya dibuat untuk memecahkan suatu permasalahan dengan landasan teori dan metode-metode ilmiah yang ada. Karya ilmiah berisikan data, fakta, dan solusi mengenai suatu masalah yang diangkat. Penulisan karya ilmiah harus dilakukan secara runut dan sistematis. Ini yang membedakan dengan modal tulisan popular lainnya.


Pada buku yang ditulis Drs. Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi, buku ini mudah sekali ditemukan dan jadi panduan umum di kampus, dijelaskan bahwa karya ilmiah adalah serangkaian kegiatan penulisan yang berlandaskan pada hasil penelitian yang disusun secara sistematis mengikuti metodologi ilmiah, yang bertujuan untuk mendapatkan jawaban ilmiah dari suatu permasalahan.


Karya Ilmiah biasa memiliki struktur atau bagian yang terdiri atas, Pendahuluan. Bagian ini berisi dasar-dasar penelitian kenapa dan masalah apa yang diangkat penulis. Apa mekanisme penyelesaian yang ditawarkan nantinya pada persoalan yang diangkat tersebut. 


Tiori, Isi, dan Pembahasan. Bagian ini  terdiri dari satu atau beberapa bab, tergantung kepada kebutuhan ulasan pada persoalan yang kita angkat. Seberapa pelik pembahasan dari penelitian yang kita tulis, maka akan berpengaruh kepada bab yang tersedia pada karya ilmiah.


Kesimpulan, bagian ini berupa kesimpulan dari analisis pada bagian-bagian dan pembahasan yang dituis pada bab sebelumnya. Kesimpulan biasanya berupa penjelasan singkat dan padat atas hasil analisi yang dilakukan penulis. Bagian kesimpulan hanya terdiri dar satu bab saja.

Pada bagian tulisan karya ilmiah, daftar rujukan atau daftar pustaka sangat menentukan berkualitas atau tidaknya penulisa karya ilmiah yang anda tulis


Jenis Karya Ilmiah antara lain; Makalah. Merupakan karya ilmiah yang menyajikan sebuah masalah yang penyelesaianya mengandalkan berbagai macam data yang ada di lapangan. Karya ilmiah ini bersifat empiris dan juga objektif. 


Artikel, model tulisan ini sering saya sampaikan dalam kuliah Jurnalistik pada Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).  Artikel memuat pendapat subjektif pembuatnya mengenai sebuah peristiwa ataupun masalah tertentu. 


Jika dipandang dari sudut pandang ilmiah, artikel dapat diartikan sebagai karya tulis yang dirancang untuk dimuat dalam jurnal ataupun kumpulan artikel yang dibuat dengan memperhatikan kaidah penulisan ilmiah dan mengikuti pedoman ilmiah yang berlaku.


Skripsi, karya ilmiah model ini dibuat oleh mahasiswa untuk bisa mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi memuat tulisan berisi pendapat penulis dengan mengacu ataupun berdasarkan teori yang telah diterbitkan sebelumnya.


Kertas Kerja, atau Work paper pada dasarnya sama dengan makalah, namun dibuat dengan analisis yang lebih mendalam dan tajam serta dipresentasikan pada seminar atau lokakarya yang biasanya dihadiri oleh ilmuwan.


Paper, adalah sebutan khusus untuk makalah di kalangan mahasiswa dalam kaitannya dengan pembelajaran dan pendidikannya sebelum menyelesaikan jenjang studi Diploma, S1, S2 dan atau S3. 


Tesis, adalah karya tulis ilmiah mahasiswa untuk menyelesaikan program studi S2 atau Pascasarjana yang bersifat lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis mengungkapkan pengetahuan baru yang didapat dari penelitian yang dilakukan individu yang bersangkutan


Disertasi, atau Ph.D thesis diperuntukkan bagi mahasiswa program S3 atau meraih gelar Doktor/Dr. yang mengemukakan analisis yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan dengan data dan fakta yang sahih atau valid dengan analisis yang terinci. Disertasi berisi suatu temuan penulis sendiri yang berupa temuan orisinal.


Tulisan ini sekadar pengenalan awal, alias untuk pemula. Anda yang sudah mahir menulis karya ilmiah, silakan baca-baca di pembahasan lanjutan. 


Untuk setiap jenis-jenis yang disajikan dari ragam penulisan karya ilmiah dapat dipelajari sesuai tingkatan pendidikan dan kebutuhan seseorang. 


Tulisan berikutnya kita akan bahas bagaimana menemukan masalah. Next, insya Allah ya! [arif ramdan]


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Menulis Karya Ilmiah, Yuk!

Terkini

Topik Populer

Iklan