Iklan

Iklan

Pesona Alam Lembah Istana Lingkok Kuwieng

9/17/20, 11:40 WIB Last Updated 2020-09-17T04:40:22Z

 



Membahas Pidie akan selalu menyenangkan. Sebagai tanah kelahiran tokoh bersejarah Hasan Muhammad di Tiro, banyak hal yang masih belum diketahui publik tentang Pidie. Selain nilai budayanya yang kental, daerah yang berjuluk “Kota Pedir” ini juga menyimpan bermacam peninggalan sejarah dan keindahan alam yang tiada tara, bahkan menjadi warisan yang sampai saat ini masih bisa kita jumpai.

Padang Tiji salah satu Kecamatan yang berada di Kabupaten Pidie, daerah ini tentu tidak asing lagi bagi orang-orang yang sering melintasi jalan Medan-Banda Aceh. Tidak jarang jadi tempat persinggahan untuk berhenti dari lelahnya perjalanan dengan lokasi pasar induknya yang berada dekat jalan raya.

Pada tahun 1920, Padang Tiji pernah dijadikan rute jalur kereta api. Tidak banyak catatan yang membahas perihal sejarahnya, namun bukti keberadaannya masih bisa dilihat hingga kini. Rel kereta api tersebut berada di Desa Pasar dan Desa Trieng, Kemukiman Paloh.

Kecamatan Padang Tiji selain kental akan sejarahnya, tempat ini juga dikenal dengan pesona alam yang indah, Lingkok Kuwieng namanya, dalam tiga tahun terakhir tempat ini sangat diburu oleh wisatawan dan pencinta alam. Lingkok Kuwieng merupakan fenomena alam diakibatkan erosi oleh air pegunungan yang selalu mengalir dengan volume yang berubah-berubah.

Perjalanan menuju tempat ini menghabiskan waktu dua hingga tiga jam dari Bendungan Rajui dan satu jam dari jalan Desa Pasar Padang Tiji menggunakan sepeda motor. untuk menuju lokasi ini membutuhkan kesabaran dan kekuatan ekstra, karena kondisi jalan terjal yang bebatuan, bahkan berlumpur.



Perjalanan yang melelahkan bukanlah masalah bagi para wisatawan atau pencinta alam, betapa tidak, setiba di lokasi, kita akan disuguhkan oleh pemandangan alam seperti sungai dengan aliran air warna hijau bening akibat pantulan cahaya matahari dari paparan tumbuhan hijau ditambah hiasan dinding sungai yang berbentuk bebatuan besar yang tersusun rapi menyerupai ngarai bak peninggalan situs sejarah kuno.

Letak tempat ini di Pedalaman Hutan Hagu, masyarakat setempat menyebut nama lain yaitu Uruek Meuh dan Angkop Kuwieng. Tempat ini juga disebut hampir mirip dengan Grand Canyon. Jadi, tanpa harus pergi ke Benua Amerika, cukup ke Lingkok Kuwieng saja, kita bisa nikmati sensasi berlibur setara ke Grand Canyon yang tidak kalah tandingannya.

Bagi pecinta alam sangat rugi jika tidak berkunjung ke tempat ini, selain bisa menikmati pesona alam yang masih asli, Lingkok Kuwieng juga bisa dijadikan sebagai tempat camping dengan mendirikan tenda di atas tebing-tebing batu,  pengunjung bisa merasakan sensasi bermalam di tengah alam bebas dengan ditemani api unggun. Patut dicoba, tapi jangan sendirian, ajak kerabat atau tetangga.[BeulangoengTanoh]

 

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pesona Alam Lembah Istana Lingkok Kuwieng

Terkini

Topik Populer

Iklan