Penuh Syukur, Inilah Cerita Warga penerima Paket Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Share:
Muthawalli nampak tersenyum bahagia usai menerima paket pangan dari Pajero Aceh Community yang disalurkan MRI Aceh Jaya - ACT Aceh.

Bagi donatur yang ingin menyalurkan sebagian rezekinya dapat melalui rekening Bank Aceh Syariah 010 0193 000 9205, BNI Syariah 66 00011 008 atas nama Aksi Cepat Tanggap dan konfirmasi dan info lebih lanjut bisa melalui 0651-731535 atau WhatsApp 08228329008

WASATHA.COM - Aceh Jaya – “Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah,” ucap penuh syukur Muthawalli (55), seorang tukang becak asal Lhuet, Lamno, Aceh Jaya, dengan penuh haru ia mengambil paket pangan dari Pajero Aceh Community yang disalurkan oleh Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Aceh Jaya – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh, Rabu (15/04/2020).

Sejak pandemik Covid-19 mendera Aceh, pengguna jasa becak Muthawalli menurun drastis. Hal ini berdampak pada penghasilannya dalam menafkahi lima anggota keluarga yang tinggal di rumah bantuan Tsunami beberapa tahun silam,  Kini ia fokus berkebun agar kebutuhan sehari-hari keluarganya tercukupi.

Hal lain juga dirasakan Fitriani (38) seorang janda dari Gampong Lhuet, Lamno Aceh Jaya. Dikatakannya bahwa selama ini sang anak menjadi penopang hidupnya. Namun, sejak pademi pendapatan anaknya dari usaha warung kopi menurun sekali akibat warung sepi.

Sehingga kini ia harus mengelola uang yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan pokok dirinya dan kelima anaknya.

“Saya sangat bersyukur, dalam kondisi seperti ini ada bantuan saya peroleh. Insya Allah sangat bermanfaat untuk saya beserta anak-anak saya,” ujarnya penuh haru.

Sementara itu di Kabupaten lain, hal senada turut disampaikan Marzuki Ali (63), warga asal Blang Dalam, Bandar Dua, Pidie Jaya.

Di usia senjanya Marzuki tidak sanggup lagi bekerja, sehari-hari anaknya mengantar makanan untuknya. Paket pangan yang diantar MRI Pidie Jaya – ACT Aceh ternyata dapat mengukir senyuman di wajahnya.

Di lokasi berbeda, bantuan turut diantarkan oleh MRI Pidie – ACT Aceh kepada Umar, warga asal Gampong Panjo, Simpang Tiga, Pidie. Ia sudah uzur, bersama istrinya yang sudah puluhan tahun tidak bisa melihat.

Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail menuturkan, kisah Marzuki, Muthawalli, dan Fitriani adalah sebagian kisah dari para penerima manfaat. ACT bersama MRI hingga kini terus berikhtiar memberikan bantuan kepada masyarakat membutuhkan.

“Banyak cerita pilu para penerima manfaat. Tapi mari kita sebarkan virus optimis bahwa kita bisa melewati masa-masa sulit ini,” tuturnya.

Ia memaparkan, di tengah kondisi serba sulit akibat pandemik covid-19, perhatian seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan kepada mereka kalangan kurang mampu dan pekerja harian. Selain berjuang menyelamatkan diri dari covid-19, mereka harus berjuang menafkahi keluarga mereka.

"Bagi donatur yang ingin menyalurkan sebagian rezekinya dapat melalui rekening Bank Aceh Syariah 010 0193 000 9205, BNI Syariah 66 00011 008 atas nama Aksi Cepat Tanggap dan konfirmasi dan info lebih lanjut bisa melalui 0651-731535 atau WhatsApp 08228329008," tambahnya.

Ia menjelaskan, berkat kedermawanan masyarakat maupun lembaga, alhamdulillah kalangan tukang becak, tukang parkir, pekerja bangunan, pengemudi ojek online, penjual di kantin sekolah, dan sebagainya sudah merasakan manfaat kedermawanan dari para donatur.

“Ayo kita bantu kurangi imbas covid-19 dengan semangat keikhlasan membantu saudara-saudara kita,” tutupnya. [ ]

No comments