INH

Iklan

Iklan

Masker Langka, Anugerah Bagi Wanita Bercadar

Putri Munawwarah
3/30/20, 16:00 WIB Last Updated 2020-03-31T09:11:09Z


SEJAK mewabahnya virus Corona atau COVID-19, keberadaan masker  sangat dibutuhkan oleh semua kalangan masyarakat. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa untuk melindungi dirinya dari pernularan virus.

Masker untuk saat ini masih jadi perbincangan, harganya yang  mahal serta banyak oknum tidak bertanggung jawab yang menimbun masker bekas dan diolah sedemikian rupa hingga akhirnya dapat di perjual belikan kembali.

Entah apa yang mereka pikirkan, secara tidak langsung merekalah yang membunuh sesama manusia secara perlahan. Keegoisan diri yang sangat kejam untuk di amati.  Bahkan banyak masyarakat yang saling berburu masker hingga akhirnya stok masker dipasaran kosong.

Imbasnya adalah pihak medis yang seharusnya membutuhkan masker dan alat-alat medis lainnya, mereka menjadi korban dengan sifat keserakahan masyarakat yang keras kepala. Padahal, jika masyarakat patuh untuk berdiam diri dirumah maka tidak akan terjadi kelangkaan masker dan proses penyebaran virus juga tidak akan tersebar secara cepat.

Namun  saat  masker mengalami kelangkaan dan harganya mahal, hal ini menjadi suatu anugrah untuk para wanita bercadar, mereka yang bercadar tidak perlu merebut  masker.

Dalam islam memang tidak ada anjuran untuk wajib mengunakan cadar atau niqab, hanya orang-orang yang tertentu saja yang memilih untuk menggunakan cadar dengan tujuan agar lebih sempurna dalam menutup aurat dan menghindari dirinya dari fitnah yang tidak diinginkan. Semuanya kembali kepada dirinya masing-masing, bagaimana dalam menyikapi hal tersebut.

Namun uniknya banyak negara-negara yang dulunya melarang penggunaan cadar, saat mewabahnya virus Corona atau Covid-19 mereka malah mengizinkan para wanita yang ingin  menggunakan cadar.

Sepeti halnya Prancis, dulunya mereka akan memberikan denda untuk para pecadar yang berani menggenakan di depan umum, nyatanya sekarang berbanding terbalik. Banyak perancang busana yang berlomba-lomba untuk menciptakan desain busana muslim lengkap dengan cadar yang berbagai macam model.

Dengan begitu, senyuman manis pun bermunculan dari wanita yang menggunakan cadar di belahan negara mana pun. Mereka merasa bersyukur tidak ikut merebutkan masker dan juga mendapat kebebasan untuk dirinya bercadar.

Secara kasat mata memang sangat terlihat, jika menggunakan cadar dalam sehari-hari dapat menghindari dari debu dan bahkan polusi yang berbahaya. Maka mereka juga tidak perlu khawatir saat tersebarnya virus Corona tersebut. Hanya butuh menghindari dari keramaian dan menjaga kebersihan dengan mencuci tangan.

Semua hal memang harus dilihat dari kedua sisi, baik dari segi negatif dan juga segi positif sehingga dapat diambil hikmah dari keduanya. Memberikan hak kepada setiap orang adalah salah satu bentuk solidaritas antar sesama umat manusia.

Selagi tidak merugikan dan tetap di jalur yang benar, alangkah baiknya untuk tetap damai serta mendukung satu sama lain. Karena Islam mengajarkan untuk saling menghormati antar umat bukan untuk saling bercerai berai dan bermusuhan antar sesama. [Putri Purnama Sari | Mahasiswi Komunikasi Dan Penyiaran UIN Ar-Raniry]

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Masker Langka, Anugerah Bagi Wanita Bercadar

Terkini

Topik Populer

Iklan