Rafli Minta Maaf Soal Ganja, PKS: Dia Sejak Lama Usul Hukum Mati

Share:


Foto: Anggota Komisi VI dari Fraksi PKS Rafli Kande. (Fanpage Facebok Rafli Kande)

WASATHA.COM,Jakarta - Komisi VI dari Fraksi PKS Rafli Kande meminta maaf dan menarik pernyataannya yang mengusulkan pemerintah Indonesia menjadikan ganja sebagai komoditas ekspor. Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengajak semua pihak melawan narkoba.

Ganja dimunculkan pada tahun pilkada 2013. Dan 
Ganja di Indonesia bertentangan dengan pasal UUD 39. Pasal 12 ayat 1 dilarang mulai dari tanam sampai di produksi.

Sedangkan dari ganja dapat menghasilkan kertas dan lebih banyak keuntungan yang di dapat. Ganja adalah salah satu tumbuhan nomor 1 di dunia 
Jazuli memaparkan sejumlah alasan yang membuat pihaknya menegur keras Rafli. Di antaranya penegasan bahwa pernyataan Rafli adalah sikap pribadi dan PKS tetap berpegang pada UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tegas melarang ganja.
"Atas dasar itulah Fraksi PKS menegur keras Pak Rafli. Dan yang bersangkutan meminta maaf atas kesilapan pikiran dan pernyataan pribadinya itu sehingga menimbulkan polemik serta membuat salah paham di kalangan masyarakat. Dan beliau menarik usulan pribadinya tersebut," kata Jazuli dalam keterangannya, Jumat (31/1/2020).

"Sama dengan Fraksi PKS, Pak Rafly bahkan mengusulkan hukuman mati bagi bandar dan pengedar narkoba. Dan itu ia suarakan sejak lama, sejak menjadi anggota DPD RI 2014-2019 hingga kini bergabung ke PKS dan terpilih menjadi anggota DPR dari Aceh," imbuhnya.

"Ini dibuktikan dengan komitmen Fraksi PKS sebagai satu-satunya Fraksi di DPR yang sudah secara reguler (setahun dua kali) mengadakan tes urine untuk anggota dan stafnya bekerja sama dengan BNN. BNN pun menyambut sangat positif terhadap sikap F-PKS tersebut," ujar Jazuli.


"Mari bersama PKS dan BNN kuatkan tekad dan kebersamaan melawan narkoba dalam segala bentuknya, termasuk ganja, yang telah jadikan Indonesia sebagai darurat narkoba," pungkasnya.Lebih lanjut, dengan teguran keras dari fraksi dan permintaan maaf Rafli, Jazuli berharap polemik soal ekspor ganja itu tidak berlanjut. Ia pun menegaskan komitmen PKS untuk memerangi narkoba.

Sumber:detiknews

No comments