Dr Abizal: Kenapa Dakwah Jadi Ribut? Karena Adab Berdakwah Sudah Hilang

Share:


WASATHA.COM, BANDA ACEH - Mengapa kegiatan dakwah sebagian dai saat ini tidak berujung pada kedamaian dan kesejukan di antara umat? Ini dikarenakan adab etika dalam berdakwah sudah hilang. Sebagian dai lebih suka menuduh orang lain sesat dan mencaci maki jamaah lain.

Demikian dikatakan Dr Abizal M Yati, Lc, MA saat memberikan orasi ilmiah pada Yudisium Sarjana Strata Satu Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Kamis (6/2/2020).

Dosen pada Prodi Bimbingan dan Konseling Islam itu juga mengatakan seorang dai selayaknya memperhatikan adab dan etika berdakwah, seperti niat ikhlas, taqwa dan wara, lemah lembut, bijak dalam menggunakan metode dakwah.

"Saat ini banyak dai yang memecah belah umat, tidak mencerahkan namun membuat ribut jamaah," katanya.



Ustaz Abizal juga menyampaikan data hasil penelitian Dinas Syariat tahun 2018 dimana menunjukkan tren saat ini di mana dai banyak menuduh jamaah lain sesat, memaksakan kehendak pribadi dan golongan.

"Sangat penting bagi dai untuk menghiasi diri dengan akhlak terpuji dan adab yang baik. Tak cukup seorang dai hanya berilmu tanpa memiliki akhlak terpuji," katanya.

Dr Abizal juga mengajak para lulusan Fakultas Dakwah untuk memanfaatkan peluang masa depan dakwah di tanah air, terutama pemanfaatan teknologi dan komunikasi.

Pesatnya perkembangan media sosial saat ini, kata Abizal, merupakan peluang bagi lulisan Fakultas Dakwah.

"Kehadiran media sosial ini harus mampu dimanfaatkan oleh umat islam terutama alumni fakultas dakwah," kata Dr Abizal.

No comments