Deklarasi Komunikasi Kebangsaan Dari Kilometer Nol

Share:



WASATHA.COM, Sabang - Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) mendeklarasikan Komunikasi Kebangsaan dari Kilometer Nol, Sabang, Aceh, Indonesia, Kamis (14/11).

Deklarasi kebangsaan itu  berisi "Bahwa kami insan komunikasi Indonesia menyadari kebebasan komunikasi harus dijunjung tinggi dan dihormati sebagai hak asasi manusia, bahwa kami insan komunikasi Indonesia menyadari untuk melaksanakan kebebasan komunikasi dengan bertanggung jawab, bahwa kami insan komunikasi Indonesia menyadari untuk mendorong dinamika dan solidaritas sosial disertai dengan komunikasi yang berkualitas, dengan ini insan komunikasi Indonesia menyatakan tekad untuk mewujudkan budaya komunikasi Indonesia yang baik dan bermartabat menuju Indonesia maju, sejahtera berkeadilan, harmoni bersatu dalam keberagaman."

Wakil Walikota Sabang Drs. H Suradji Junus menyambut hangat kegiatan tersebut, menurutnya deklarasi kebangsaan ini mampu menjadi kekuatan bagi kesatuan rakyat Indonesia.

"Ini merupakan perekat pemersatu, slogan dari Sabang sampai Merauke yang sering diucapkan seluruh masyarakat Indonesia kini dibuktikan oleh ISKI," ujarnya.

Ketua umum pengurus pusat ISKI Dadang Rakhmat Hidayat mengatakan adanya deklarasi ini merupakan sebuah wujud nyata untuk menciptakan keharmonisan antar sesama

"Ini sebagai  wujud nyata dari praktisi komunikasi untuk mewujudkan harmoni kebangsaan, kami melaksanakan di Sabang dengan harapan agar kedepannya deklarasi ini dapat dilakukan di wilayah timur pula," ujarnya saat mengumpulkan awak media.

Acara tersebut turut dihadiri para akademisi, ahli komunikasi, dan praktisi komunikasi. Selain itu, para peneliti luar negeri dari Thailand dan Malaysia juga ikut serta dalam kegiatan tersebut. Hal ini membuktikan bahwa komunikasi tidak hanya bertumpu pada satu wilayah saja.

Sebelumnya, acara setahun sekali ini diselenggarakan oleh ISKI untuk mengadakan pertemuan bersama para akademisi dan praktisi komunikasi dan berdiskusi terkait permasalahan baik nasional maupun lokal di Indonesia yang berlangsung di salah satu hotel Banda Aceh dua hari yang lalu. [Helena Sari]

No comments