Keindahan Masjid Sultan Ahmed dan Museum Aya Sofya

Share:
Foto : Masjid Sultan Ahmed & Museum Aya Sofya
TURKI memang menyimpan sejuta pesona, itu sebabnya jutaan wisatawan terus berdatangan ke negeri dua benua ini. Beberapa keindahan yang memukau di Turki adalah Masjid Sultan Ahmed dan Museum Aya Sofya.

Keindahan kedua tempat ini tidak terbantahkan lagi. keindahan baik dari segi arsitektur, miniatur, karya seni didalamnya juga warna bangunan yang dipilih menjadi ciri khas tersendiri.

Letaknya di kota Istanbul dekan tepian laut marmara. Keindahan laut marmara akan terlihat saat berada di masjid ini. Apalagi di saat langit mulai senja. 

Karena keindahannya, masjid ini pun menjadi ciri khas dari kota Istanbul.

Masjid Sultan Ahmed
Foto: masjid Sultah Ahmed
Masjid yang dibangun antara tahun 1690 dan 1616 atas perintah Sultan Ahmed 1, masjid ini terletak di kawasan tertua di Istanbul, dimana sebelum 1453 merupakan pusat konstantinopel, ibukota Kekaisaran Bizantin/Bizantium.

Masjid ini juga dikenal dengan nama Masjid Biru karena warna cat interiornya didominasi warna biru. Akan tetapi cat biru tersebut bukan merupakan bagian dari dekor masjid, maka cat tersebut dihilangkan. Sekarang, interior masjid ini tidak terlihat berwarna biru.
Foto: taman di antara masjid Sultan Ahmed dan Aya Sofya (menghadap museum Aya Sofya)
Jika berjalan di kawasan masjid maka kita akan berjumpa dengan wisatawan yang datang ntah dari mana saja. Karena sudah dijadikan sebagai situs bersejarah para wisatawan bisa masuk kedalam masjid ini, tetapi mempunyai batas yang sudah disiapkan pihak masjid Sultan Ahmed. 

Museum Aya Sofiya
Foto: museum Aya Sofya
Selain masjid Sultan Ahmed, Aya Sofya juga Landmark kota Istanbul. Aya Sofya merupakan bangunan megah yang menurut saya harus dikunjungi juga, bangunan ini adalah harta warisan penting dunia yang sudah berusia ribuan tahun dan memiliki sejarah masa lalu panjang bagi umat manusia khususnya bagi umat Kristen dan Islam.

Lokasi mesium Aya Sofya ini berhadapan dengan Blue Mosque, hal ini membuat sebagai wisatawan yang datang sangat mudah mengakses kedua tempat ini. 
Foto: taman di antara masjid Sultan Ahmed dan Aya Sofya (menghadap masjid Sultan Ahmed)
Berdiri didepan Aya Sofya tampak kemegahan Blue Mosque demikian pula sebaliknya. Selanjutnya untuk masuk kedalam museum Aya Sofya baiknya barangkat awal jika tidak ingin antri lama. masuk ke dalam museum ini anda harus mengeluarkan uang 70 TL atau setara Rp. 180.000.

Selanjutnya ditengah-tengah masjid Sultan Ahmed & Museum Aya Sofiya terdapat taman yang hijau, jika kita datang pada musim semi maka akan terlihat bunga-bunga yang sedang bermekaran. 
Foto: kolam air di antara masjid Sultan Ahmed dan Aya Sofya
Tempat duduk yang disediakan di taman seolah membuat kita semakin nyaman berlama-lama berada ditempat ini, serta hiasan pancuran air mancur yang menambah kaindahan tempat ini.

Mendapat kesempatan berkunjung di tempat yang bersejarah ini seolah mimpi jadi kenyataan. Bagaimana tidak, selama ini hanya bisa melihat dari media tapi hari ini keindahan Sultan Ahmed & Museum Aya Sofiya bisa dinikmati secara langsung.

Bagi teman-teman yang mempunyai keinginan berkunjung ditempat bersejarah ini. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan yaitu:

Pertama. Uang, ini adalah hal wajid jika ingin berpergian, tapi jika sekedar berjalan-jalan saja. Maka uang yang anda siapkan tidak terlalu banyak sekitaran 50 TL (Rp 130.000) sudah cukup. Tetapi jika ingin berjalan sekaligus berbelanja maka uang yang anda siapkan pun harus lebih tinggi.

Kedua. Istanbul cart ini berfungsi sebagai transaksi pembayaran auto bus atau metro lite (kendaraan bawah tanah). 

Anda hanya mengisi saldo didalamnya maka sudah bisa digunakan sebagai alat transaksi untuk berpergian kemana saja di Turki.

Ketiga. Kamera, bagi anda para pelancong ini sudah menjadi hal yang tidak boleh ditinggalkan. Datang ke tempat yang indah tanpa mengambil dokumen pasti terasa tidak lengkap. 

Maka bagi anda yang ingin berjalan-jalan nanti jangan lupa mempersiapkan benda ini.

Begitu juga dengan saya, saat berada didua tempat bersejarah ini terasa tidak lengkap kalau tidak mengambil dokumen berupa foto. 

Foto yang saya ambil tidak sembarangan jebret sini jebret sana tapi harus mencari tempat yang cocok untuk berfoto sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan.


No comments