Warga Kajhu Keluhkan Namanya Tak Terdaftar Sebagai Pemilih

Share:

WASATHA.COM, BANDA ACEH - Pemilihan Umum (Pemilu) akan diselenggarakan, Rabu (17/4) dilangsungkan secara serentak mulai dari calon anggota legislatif (caleg) tingkat kota/kabupaten, provinsi, pusat, perwakilan daerah, hingga pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. 

Puluhan ribu Caleg itu telah terdaftar dalam 20 partai politik yakni 16 parpol tingkat nasional, dan empat parpol lokal tambahan khusus untuk di Provinsi Aceh.

Suasana riuh dapat dirasakan ketika sampai ke tempat pemungutan suara yang berada di Masjid Jami’ Maqfirah, Kajhu Aceh Besar, di TPS ini disediakan beberapa tempat pemungutan suara yang dibagi berdasarkan dusun tempat mereka tinggal, bisa dikatakan bahwa hampir dari setengah warga Katju memilih di sini. TPS ini masyarakat pun mulai berbondong-bondong untuk menyuarakan pilihan mereka pada Pemilu kali ini.

Antrean pun tidak dapat terelakkan dalam pemilu kali ini, dikarenakan banyaknya masyarakat yang antusias untuk memilih, sehingga terjadi kericuhan kecil di TPS ini. Selain itu banyak juga masyarakat kecewa karena nama mereka yang tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap sehingga mereka tidak dapat mencoblos pada pemilu kali ini.

Keresahan pun dirasakan oleh warga yang akan menggunakan hak suaranya di pemilu kali ini.

“Saya sudah dari pagi tadi disini, menunggu kejelasan untuk dapat memilih, dikarenakan tidak terdaftar nya nama saya, saya pun harus menunggu sampai pukul 12.00 WIB,” ujar salah seorang calon pemilih asal Medan yang Namanya tidak terdaftar sebagai warga yang berhak memilih.

Selain masyarakat setempat yang mengalami masalah tersebut, sebagian mahasiswa pun mengalami hal yang sama, mereka tidak bisa menyalurkan hak pilih mereka dikarenakan surat suara yang habis, sehingga mereka harus menelan kekecewaan karena sudah lama menunggu di TPS tetapi tidak bisa memilih. [zahro vivi Anggraini]

No comments