Siapa Bilang Pacaran Bukan Zina!

Share:
 Foto : Google

MENDENGAR kata pacaran pasti sudah tidak asing lagi bagi kita, pacaran ini sedang marak-maraknya di kalangan remaja sampai pada kalangan dewasa saat ini, hal tersebut sudah menjadi kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan.

Walaupun pacaran dilarang dalam agama islam, namun pada kenyataannya aktivitas pacaran ini masih dilakukan dan sudah menjadi kebutuhan tersendiri bagi yang melakukannya.

Ada yang menganggap pacaran itu bukan  zina, namun pada kenyataannya setiap zina dimulai dari berpacaran.

Berikut beberapa hal yang dapat mengantarkan orang pacaran kepada zina :

Pertama, Memandang wanita yang tidak halal baginya.

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya yang demikian itu lebih baik bagi mereka, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya.”(QS.An-Nur: 30-31)

Dari Buraidah, dia berkata, Rasulullah shallallahualaihi wa sallam berkata kepada Ali ra. “Wahai Ali janganlah engkau mengikuti pandangan (pertama yang tidak sengaja) dengan pandangan (berikutnya), karena bagi engkau pandangan yang pertama dan tidak boleh bagimu pandangan yang terakhir (pandangan kedua).”

Dari Abu Hurairah ra. Rasulullah bersabda, “Dua mata berzina, dan zina keduanya adalah pandangan.”

Kedua,  Menyentuh wanita yang bukan mahram.

“seseorang yang ditusuk dengan besi lebih baik dari pada seorang yang menyentuh wanita yang tidak halal baginya.”(HR. At-thabrani). Hadits ini menunjukkan bahwa menyentuh atau berjabat tangan dengan selain mahram adalah dosa besar.

Aisyah berkata, “Tak pernah sama sekali tangan Rasullullah shallallahualaihi wa sallam menyentuh tangan wanita yang tidak halal baginya.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah ra. Nabi shallallahualaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah telah menetapkan anak Adam bagiannya dari zina, ia mengalami hal tersebut secara pasti. Mata zinanya adalah memandang, kedua telinga zinanya adalah mendengar, lisan zinanya adalah berbicara, tangan zinanya adalah memegang, dan kaki zinanya adalah berjalan dan hati berangan-angan dan hal tersebut di benarkan oleh kemaluan atau didustakan.”

Ketiga, Berkhalwat

Nabi Shallallahualaihi wa sallam, telah melarang tindakan khalwat dengan wanita asing.  “Jangan sekali-kali bersendirian dengan perempuan karena yang ketiga bersama mereka adalah setan.”(HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan Hakim)

“Janganlah seorang laki-laki itu berkhalwat (menyendiri) dengan seorang wanita kecuali ada mahram yang menyertai wanita tersebut.”(HR. Bukhari dan Muslim)

“Aku tidak tau dosa besar apa lagi yang lebih besar setelah membunuh jiwa, selain dari dosa zina”.(HR. Imam Ahmad)

“Dan janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”. (Al-isra’: 32)

Bagi yang menganggap pacaran itu bukan zina salah besar. Ayat diatas sudah sangat jelas menerangkan bahwa tidak boleh mendekati zina. Jika mendekati saja tidak boleh apa lagi melakukannya. Semoga dari tulisan ini kita sadar bahwa pacaran itu di larang oleh Allah dan Rasulullah, bagi yang masih pacaran semoga Allah berikan hidayah.[Eka Yuliyastika]/Dhi

Baca Juga :

Tiga Makna Sabar Dalam Islam


***

Bergabung di Bisnis Komunitas Paytren bersama ustadz Yusuf Mansur, Klik Di Sini