150 Penari Meriahkan Penutupan PIONIR VIII

Share:

Foto: Wasatha.com/Rizki
SEBANYAK 150 penari diturunkan untuk meriahkan penutupan PIONIR ke VIII yang bertema tarian "Meusyedara" dari Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Untuk pengambilan nama tarian sendiri, diambil dari filosofi perkumpulan dari beberapa PTKI yang telah hadir di acara PIONIR ke-VIII.

"Kan udah satu minggu kita udah berkumpul dari 56 PTKI, sehingga besar harapan kita sebagai tuan rumah itu dari acara pionir ini kita bisa jadi saudara" ujar Sri Rahmi, selaku koordinator nari.

Para penari dan pemusik di rekrut dari sanggar seni seulaweut dan para penari juga di iringi oleh musik-musik khas Aceh.


Dengan ramenya datang para tamu dan penonton, membuat hati para penari Gugup.  

"Capek panas-panasan terik matahari, kadang kalau latihan itu capek, hujan, kadang kelaparan, cuma makan kue," ujar isenia saraan seorang penari closing.

"Latihan untuk closing hanya menggunakan waktu selama seminggu, seminggu latihan di sanggar,selanjutnya langsung ke lapangan," ujarnya kembali.[Putri Indah Riami]/Rzk